Home » Resensi » Musik » I’m With You: Kaya Notasi, Miskin Musikalitas

I’m With You: Kaya Notasi, Miskin Musikalitas

Artis                   : Red Hot Chili Peppers

Genre                 : Funk

Judul Album   : I’m With U

Rilis                    : 30 Agustus 2011

Produser          : Rick Rubin

Arik Marshal, Jesse Tobias, dan Dave Navarro pernah gagal menggantikan John Frusciente. Penjualan album Red Hot Chili Peppers tanpa kehadiran John juga tidak memuaskan. Pencapaian terbesar RHCP tanpa gitaris penyuka gitar bobrok ini hanya mencapai angka lima juta copy bersama Dave dalam One Hot Minute. Ketika John kembali bergabung tahun 1997, barulah RHCP kembali ke trek yang benar, baik dari penjualan album atau materi album.

Tahun 2009 lalu, John Frusciente kembali keluar dari RHCP. Kehilangan John untuk kali kedua jelas pukulan telak bagi band yang digawangi Flea (bass), Anthiony Kiedis (vokal), dan Chad Smith (Drum) ini. Posisinya digantikan oleh Josh Klinghoffer yang sebelumnya adalah additional gitar RHCP selama tur tahun 2007 silam. Gaya permainan Josh dan John ibarat Yin dan Yang.  Josh adalah seorang gitaris yang bermain halus secara tekstur sedangkan John kebalikannya.

Debut Josh bersama RHCP dimulai pada akhir Januari lalu di sebuah pertunjukan musik untuk menghormati Neil Young, yang kemudian disusul dengan album kesepuluh RHCP bertajuk I’m With You. Masuknya Josh membawa perubahan besar pada musik RHCP. Aransemen lagu di album ini terdengar lebih kalem dibanding sebelumnya. Anda tidak akan menemukan lagu bertempo cepat macam Stone Cold Bush atau lagu yang bisa membuat anda bergoyang seperti Aeroplane, Give it Away, atau macam Arround The World. 14 lagu dalam album ini semuanya bertempo sedang dan sedikit sekali lagu yang bisa dikatakan dinamis.

Lagu-lagu macam Monarchy of Roses, Factory of Faith ,Annie Wants A Baby atau Meet At The Corner terdengar sepi. Sound gitar Josh yang melempem tidak mampu mengimbangi sound bass Flea yang tampaknya menyetel gain dengan maksimal. Hal ini terulang pada lagu Did I let You Know dan Police Station.

Dalam album ini, RHCP memasukkan instrument piano yang cukup dominan pada lagu Happiness Loves Company yang dibalut nuansa pop. Sayangnya, lagu ini terdengar mirip dengan Sweet Tangerine yang dibawakan The Hush.

Bagi anda yang tengah khawatir Flea akan kehilangan keliarannya membetot bass karena pendidikan musik formal, silahkan langsung menuju track Goodbye Hooray. Lagu ini menjadi satu-satunya lagu yang cukup dinamis. Melodi bass Flea yang memakai suara efek Flenger dengan pedal down disambut baik oleh raungan gitar Josh yang secara perlahan mencapai klimaks ketika Kiedis dengan emosional bernyanyi, “See You Around, See You Arround, See You Soon and Goodbye Hoorray”

Banyak hal yang berubah dari RHCP dalam album ini. Dalam I’m With You notasi yang mereka mainkan semakin kaya. Hal ini berbeda dengan album-album sebelumnya yang hanya memainkan sedikit notasi. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa keluarnya John Fruisciente membuat musikalitas RHCP menurun.

Harapan besar fans dan Rick Rubin pada Josh Klinghoffer tampaknya belum terpenuhi dalam album ini. Sound dan riff gitar Josh pada album ini tidak cocok dengan struktur lagu dan beat yang dimainkan oleh Flea dan Chad Smith. Kalau Josh Klinghoffer tetap mempertahankan cara bermainnya seperti di album ini, maka yakinlah ia akan bernasib sama dengan Arik Marshal, Jesse Tobias, dan Dave Navarro. (Swadesta Aria W.)

Check Also

1984: Dunia Buruk yang Mungkin Saja

George Orwell menerbitkan 1984, novel distopia yang cukup mengerikan pada 1949. Tiga puluh lima tahun …