Home » Resensi » Musik » Reinkarnasi Images and Words

Reinkarnasi Images and Words

coverArtis                     : Dream Theater
Judul Album     : A Dramatic Turn of Events
Genre                    : Progresive Metal
Label                     : Road Runner Records
Rilis                        : September 2011

Mengganti Mike Portnoy (Drum) dengan Mike Mangini merupakan keputusan yang tepat. Drumer yang pernah bergabung dengan Annihilator, Extreme, dan Steve Vai ini sukses mengatasi bar tinggi bentukan Portnoy sejak  Images and Words (1992) di album terbaru Dream Theater, A Dramatic Turn of Events.

Namun, dalam album yang rilis 13 September lalu, ia tidak bermain sebagai dirinya sendiri. Ia bermain layaknya Portnoy. Anda tidak akan menemukan ketukan atau chop yang sudah menjadi ciri khas Mangini. Mendengarkan album ini barangkali anda tidak akan menemukan perbedaan yang besar-secara teknis-antar keduanya. Hal ini bisa dipahami, mengingat Dream Theater adalah band dengan struktur dan tekstur lagu yang rumit nan padat, Dream hanya butuh seorang drumer yang bermain seperti Portnoy untuk menjadikan lagu-lagu mereka harmonis.

Sama seperti beberapa album sebelumnya, dalam album ke-11 ini mereka masih menawarkan musikalitas yang sama.Anda masih akan menemukan sound synth lead, strings, atau chapel dari Jordan Rudess (keyboard) yang berhamburan di sana-sini. Anda juga masih akan menemukan unison hasil kreasi John Petrucci (gitar) dan Jordan. Juga sound John Myung (bass) yang terdengar lebar dengan efek Eventide DSP4000 Ultra-Harmonizer. Suara James Labrie juga masih terjaga. Meski menua, ia tidak tampak kesulitan mengeksekusi nada-nada tinggi di setiap lagu.

Album ini dibuka dengan On The Backs of Angels. Struktur dan grafik dari lagu ini mirip dengan Pull Me Under dari album Images and Words. Dilanjutkan  Build Me Up, Break Me Down, sound keyboard Jordan Rudess terdengar mendominasi. Kembali nuansa dan struktur lagu yang ada album pertama mereka terasa pada track This Is The Life. Petikan gitar akustik pada intro dan chorus lagu ini mirip dengan Another Day

Beberapa lagu dalam Album yang dimixing oleh Andy Wallace, yang pernah bekerja sama dengan band besar macam Nirvana dan Rage Against The Machine ini memiliki kemiripan dengan beberapa lagu di album pertama. Simak saja Outcry yang riff gitarnya mirip dengan Metropolis Part I. Begitu juga dengan Last Not Forgotten yang terdengar seperti Under a Glass Moon, Breaking All Ilusion yang merupakan pengembangan dari Learning To Live, atau macam Far From Heaven dengan Wait For Sleep yang memiliki susunan notasi yang sama.

Secara keseluruhan, album ini lebih segar dibanding album Black Cluds And Silver Linings (2009). Pada album baru ini pemilihan sound yang baik dan susunan lagu bisa memberikan kesempatan pendengar untuk bernafas di tengah kerumunan aransemen yang ramai dan padat. Hengkangnya Mike Pornoy ke Avenged Sevenvold juga tidak berpengaruh pada musikalitas Dream Theater. Namun, mengingat banyaknya kemiripan antara A Dramatic Turn of Events dengan album pertama mereka sulit rasanya untuk tidak mengatakan bahwa album baru ini merupakan reinkarnasi dari Image and Words. (Swadesta Aria Wasesa)

Check Also

Catatan Akhir Sebelum Menjadi Guru

Sejumlah pelakon naik panggung dengan suasana yang hening. Terkhusus lakon lelaki tua, dikelilingi oleh gadis-gadis …