Home » Berita » Orasi Menolak Pabrik Semen

Orasi Menolak Pabrik Semen

Jumat (20/03), Aksi Solidaritas untuk Warga Rembang menyikapi kesaksian dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Eko Haryono dan Heru Hendrayana di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kamis (19/03). Hal tersebut melatar belakangi Widodo untuk berorasi “Kami (warga Kulon Progo) sebagai bentuk dukungan terhadap sedulur-sedulur Rembang, bahwa yang namanya kerusakan lingkungan itu harus dilawan.” Seru Widodo saat berorasi.

Jumat (20/03), Widodo menyampaikan tuntutannya dan membandingkan kasus pembangunan pabrik semen di Rembang dengan kasus Tambang Pasir di Kulonprogo yang ditangani oleh UGM dulu.

Tak hanya di Rembang, ia mengingatkan tentang kasus di Kulon Progo. UGM diminta bertanggungjawab atas penelitian yang bekerjasama dengan investor “Kami dulu di sini juga pernah meminta pertanggungjawaban dari UGM karena pernah bekerjasama dengan PT. Jogya Magasa Mining (JMM) untuk menambang di tempat kami,” terang Widodo.

Di akhir orasinya, dengan tegas dan lantang Widodo meneriakkan semboyan penolakan dan perlawanan petani “Di mana pun tetap ada penolakan, kami akan tetap bertani. Karena semboyan kami menanam adalah melawan. bertani atau mati. Tolak tambang besi. Tolak pabrik semen. Tolak bandara,” seru Widodo.

Najih Su’udi

Check Also

Aksi WTT Tolak Groundbreaking NYIA Dihadang Aparat

Aksi warga WTT melakukan penolakan groundbreaking di Jalan Deandels, Jumat (27/1). Foto oleh Imam/EKSPRESI Ekspresionline.com …