Home » Berita » Poros Dibredel, Puluhan Mahasiswa Mendemo PP Muhammadiyah
Pihak kepolisian tengah berbicara dengan perwakilan massa aksi dan pegawai PP Muhammadiyah. Foto oleh Prima/EKSPRESI

Poros Dibredel, Puluhan Mahasiswa Mendemo PP Muhammadiyah

Pihak kepolisian tengah berbicara dengan perwakilan massa aksi dan pegawai PP Muhammadiyah. Foto oleh Prima/EKSPRESI

Pihak kepolisian tengah berbicara dengan perwakilan massa aksi dan pegawai PP Muhammadiyah. Foto oleh Prima/EKSPRESI

Ekspresionline.com—Jumat (6/5), sekitar pukul 15.00 WIB, puluhan mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Solidaritas Poros melakukan aksi di depan gedung Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Yogyakarta. Mereka ingin bertemu dengan jajaran PP Muhammadiyah terkait dengan kasus pembredelan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Poros Universitas Ahmad Dahlan (UAD) oleh Rektor UAD. Pemimpin Umum LPM Poros, Lalu Bintang Wahyu Putra, yang turut hadir dalam aksi ini mengatakan, “PP Muhammadiyah selaku pimpinan pusat harus mampu menegur lembaga di bawahnya agar tidak berbuat sewenang-wenang.”

Bersama dengan para pegiat Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia Dewan Kota (PPMI DK) Yogyakarta dan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UAD, Bintang membawa lima tuntutan dalam aksi tersebut. Salah satu tuntutan tersebut adalah menolak pembredelan Poros karena mengancam aspirasi intelektual kampus dan bertolak belakang dengan sistem keterbukaan informasi.

Namun, sampai menjelang magrib tidak ada tanda-tanda tanggapan dari Pimpinan Muhammadiyah. Ketika berdialog dengan massa aksi, Mahendra selaku staf khusus PP Muhammadiyah mengatakan telah berusaha menghubungi ketua PP Muhammadiyah. Namun, hingga aksi berakhir, tak seorang pun pejabat tinggi ataupun ketua PP Muhammadiyah yang mendatangi massa aksi. “Kami sedang menghubungi, silakan teman-teman tunggu di sini,” ujar Mahendra. Selain itu, Wakidi selaku staf keamanan gedung PP Muhammadiyah mengatakan bahwa hari ini memang tidak ada orang di kantor. “Pimpinan sedang rapat kerja nasional,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Isra Mahmud, selaku koordinator umum aksi menjelaskan bahwa sebelumnya mereka telah memberi pemberitahuan kepada pihak PP Muhammadiyah. “Dalam rapat tadi malam, kami telah mengirimkan pesan berantai kepada ketua PP Muhammadiyah,” jelasnya. Akan tetapi, menurut Isra, pesan tersebut hanya dibaca dan tidak ada tanggapan lebih lanjut.

Atas sikap PP Muhammadiyah yang enggan menemui, Bintang mengaku kecewa. Namun, bersama dengan aliansi, dia mengaku akan kembali mengadakan aksi di kantor PP Muhammadiyah. “Senin depan kami akan kembali melakukan aksi di sini. Tentunya dengan massa yang lebih banyak,” ungkap Bintang. Selain Bintang, Isra juga optimis tentang usaha yang mereka lakukan, “Kami akan mengawal isu ini sampai tuntas,” ujarnya.

A. S. Rimbawana

Check Also

K@MU Desak Pemerintah Tuntaskan Kasus Udin

Koalisi Masyarakat untuk Udin melakukan aksi di depan polda DIY. Foto oleh Imam/EKSPRESI Ekspresionline.com – …