Home » Berita » K@MU Desak Pemerintah Tuntaskan Kasus Udin
Koalisi Masyarakat untuk Udin melakukan aksi di depan polda DIY. Foto oleh Imam/EKSPRESI

K@MU Desak Pemerintah Tuntaskan Kasus Udin

 Koalisi Masyarakat untuk Udin melakukan aksi di depan polda DIY. Foto oleh Imam/EKSPRESI

Koalisi Masyarakat untuk Udin melakukan aksi di depan polda DIY. Foto oleh Imam/EKSPRESI

Ekspresionline.com – Minggu (16/10), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta bersama Koalisi Masyarakat untuk Udin (K@MU) mengadakan aksi diam memperingati dua tahun pemeritahan Jokowi. Pemerintahan Jokowi telah dianggap gagal dalam penuntasan kasus Udin yang mati kerena berita. Aksi tersebut dilaksanakan di depan kantor Polda DIY, jalan lingkar utara.

Sarli Suhendra selaku koordinator umum aksi mengatakan, “Tujuan aksi ini menagih, mendesak, menuntut, dan mengingatkan pemerintah untuk sesegera mungkin  mengungkap siapa pelaku pembunuh Udin dan dibawa ke proses hukum,”.

Menurut Sarli, kasus ini sudah terlalu lama dan pemerintah selalu memberi janji. Paparnya, sudah sejak 16 Agustus 1996, namun tidak ada langkah sedikitpun untuk mengungkap siapa pelaku pembunuh Udin.

Perihal aksi ini, Abdul Mustaqim, salah seorang massa aksi mengatakan, “Kawan-kawan Koalisi Masyarakat untuk Udin akan melakukan tiap bulan sampai kapanpun selama kasus Udin belum diselesaikan aparat penegak hukum”.

Mengingatkan ke publik bahwa ada kasus yang belum tuntas diselesaikan oleh kepolisian adalah alasan aksi ini digelar di depan Polda DIY, menurut Mustaqim. Selain itu juga menginformasi bahwa ada sebuah kasus pembunuhan terhadap wartawan karena berita.

Aksi yang dilakukan setiap tanggal 16 tiap bulan terhitung sejak 16 September tahun 2015, aksi ini di akhiri dengan memukul kentongan sebanyak 20 kali. 20 tahun adalah waktu kematian Udin, wartawan Bernas yang mati  karena berita.

A.S. Rimbawana

Check Also

Cara Lama: Bungkam, Beredel, dan Bekukan

Kasus pemberedelan terhadap pers mahasiswa (persma) kembali terjadi. Kali ini, Persma Poros Universitas Ahmad Dahlan …