Home » Berita » Bermain dengan Sembilan Pemain, Wates Juara Omuny Sepakbola  

Bermain dengan Sembilan Pemain, Wates Juara Omuny Sepakbola  

Sabtu 22/10, Para pemain FIK (biru-merah putih) berjabat tangan dengan pemain WATES (hitam-hitam) seusai laga Yang digelar di stadion UNY. Foto oleh Singgih/EKSPRESI

Sabtu 22/10, Para pemain FIK (biru-merah putih) berjabat tangan dengan pemain Wates (hitam-hitam) seusai laga, yang digelar di stadion UNY. Foto oleh Singgih/EKSPRESI

Ekspresionline.com—Partai final Olimpiade Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta 2016  (Omuny) cabang olahraga sepakbola, mempertemukan juara bertahan FIK melawan Wates. Pertandingan final yang berlangsung pada Sabtu (22/10) di stadion UNY berkesudahan 1-0 untuk kemenangan tim Wates. Walau bermain hanya dengan sembilan pemain karena kartu merah, Wates mampu mempertahankan skor hingga laga usai.  Gol kemenangan Wates dicetak oleh Mufti pemain bernomor punggung 5. Ega Hanggar, manajer tim Wates, diketemui seusai pertandingan, mengaku puas dengan permainan para pemainnya, yang sudah menjalankan instruksi pelatih dengan baik. “FIK mainnya bagus, sehingga kami  bermain bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik,” imbuh Ega.

FIK sendiri melangkah ke partai final setelah mengalahkan FIS di semifinal dengan skor 2-0. Sedangkan Wates mempecundangi FMIPA, dengan dua gol tanpa balas untuk melenggang ke partai puncak. Gabriel Possenti Angga, pelatih FIK,  mengatakan “Kalau dari hasil pertandingan kita memang kalah, tapi secara permainan kita lebih menguasai.” Wates lebih bisa memanfaatkan peluang saja, imbuhnya. FIK mengambil inisiatif serangan sejak wasit meniupkan peluit tanda pertandingan dimulai. Trio penyerang FIK yang diisi oleh Ibady, Renaldy dan Guntur, berungkali berhasil merepotkan pertahanan lawan dengan umpan satu dua dan tembakan jarak jauhnya. Beruntung Wates, memiliki kiper sekaliber Anggit, yang dengan cekatan mengamankan gawangnya.

Lewat sekema serangan balik, Wates berhasil mengoyak jala FIK yang dikawal Dika. Gol tersebut dicetak oleh Mufti dengan memanfaatkan umpan Yanuar dari sisi kanan pertahanan FIK. Selang dua menit setelah gol itu, FIK mendapat peluang emas lewat bola mati, sayang sundulan pemain FIK dapat dimentahkan oleh Anggit. Babak pertamapun usai dengan keunggulan Wates.

Peluit babak keduapun berbunyi, FIK langsung mengambil inisiatif serangan. Namun lini pertahanan Wates bermain dengan baik dan kompak. Sehingga dapat menahan serangan FIK yang semakin intens, guna menyamakan kedudukan. Di akhir babak kedua sempat terjadi insiden antara kiper Wates, Anggit dengan salah satu pemain FIK. Pertandingan sempat dihentikan beberapa saat. Wasit lalu memberikan kartu merah kepada dua pemain Wates, Anggit dan Darmawan. Bermain dengan sembilan pemain, Wates akhirnya mampu mengamankan kemenangan sampai pertandingan usai.

Gabriel seusai pertandingan mengatakan, “Para pemain sudah berjuang bersama-sama, semua sudah memaksimalkan perannya masing-masing.” Untuk kedepannya karena mayoritas pemain sudah senior, maka harus ada regenerasi. Kita sudah juara dua kali, dan kualitas kami sudah bagus, akhirnya.

Singgih Norma

Check Also

HUT ke-25, UKMP Luncurkan Jurnal Penelitian

Unit Kegiatan Mahasiswa Penelitian meluncurkan jurnal bertepatan dengan ulang tahun ke-25 di Foodcourt UNY, Jumat …