Home » Berita » Ketua BEM UNY Diancam Drop Out

Ketua BEM UNY Diancam Drop Out

aksi-bem-28-oktMassa Aksi Solidaritas Mahasiswa UNY membawa rontek berisi tuntutan kepada rektorat, Jumat (28/10). Foto oleh Prima/EKSPRESI

Ekspresionline.com – Ketua BEM UNY, Zaky Mubarok Izzudin mengaku mendapat ancaman drop out selepas menggelar Aksi Solidaritas Mahasiswa UNY pada Jumat (28/10) di Halaman Rektorat. Selasa (01/11), empat hari setelah aksi dilaksanakan, dua dosen dari bagian kemahasiswaan universitas mendatangi rumah Zaky dan bertemu dengan orang tuanya. “Jika Zaky tidak bisa dibina, kami akan kembalikan ke orang tua sesuai dengan kesepakatan di awal datang ke UNY untuk dibina,” jelas Zaky mengulang kalimat yang disampaikan ibunya.

Zaky memang tidak bertemu langsung dengan kedua dosen tersebut karena saat itu ia tidak berada di rumah. “Saya tidak bertemu langsung, yang bertemu langsung adalah orang tua saya,” jelasnya. Dari cerita orang tuanya, awalnya dua dosen tersebut mengatakan bahwa kedatangan mereka untuk survei beasiswa. Padahal, kata Zaky, beasiswa Bidikmisinya sudah dicabut sejak semester enam. “Akhirnya dijelaskan kalau saya aksi di depan rektorat dan terdapat massa aksi yang mengatakan hal yang tidak sopan,” ujar Zaky.

Hal yang tidak sopan itu terkait dengan komentar di salah satu gambar yang diunggah oleh akun @bem.uny di Instagram. “Ada (akun lain, Red.) yang komentar, ‘Pak Rektornya lagi sibuk weekend kegiatan mengunjungi istri muda di Batavia’,” jelasnya. Menanggapi masalah komentar tersebut, Zaky menjelaskan kalau hal itu bukanlah perbuatan BEM UNY. “BEM tidak akan menulis sampai seperti itu,” lanjutnya.

Selain itu, Zaky juga mendapat kabar kalau Wakil Rektor III, Sumaryanto tersinggung dengan caption salah satu gambar yang diunggah akun @bem.uny setelah aksi dilakukan. Pada gambar tersebut dituliskan, “WR III hadir, tapi tidak berani sama sekali dan tidak melayani sama sekali”. Hal itu ia ketahui setelah salah seorang menghubunginya dan menanyakan siapa yang menulis caption di gambar tersebut. “Malam Minggu setelah aksi, saya dihubungi, ditanyai siapa yang menulis,” ujarnya lebih lanjut.

Koordinator Kajian Riset Politik BEM UNY, Eko Susanto, mengatakan kalau dirinya sempat mendapat informasi kalau rumahnya juga akan didatangi. Saat sosialisasi Pemilwa, WR III mengatakan hal tersebut kepada Wakil Ketua BEM UNY, Mela Melinda. Namun, sampai berita ini diterbitkan, belum ada pihak rektorat yang mendatangi rumah Eko di Madiun. “Mela menyampaikan nanti WR III datang ke rumah saya, namun setelah saya crosscheck ternyata tidak ada yang datang,” ungkap Eko.

Menanggapi WR III yang tersinggung karena gambar di Instagram, Eko berkata kalau itu hanyalah pengalihan isu. “WR III menggiring opini publik agar kita tidak fokus pada masalah yang kita tuntut,” ujar Eko. Lebih lanjut, Eko mengatakan masalah UKT, kebebasan pers, dan tuntutan lainnya seharusnya digarap dahulu oleh rektorat, bukan malah menyoal masalah Instagram.

Selain itu, BEM UNY juga dihentikan kucuran dananya dari rektorat setelah aksi (28/10) . Peminjaman fasilitas yang memerlukan legalitas dari WR III juga tidak dilayani oleh bagian kemahasiswaan. Saat ditanya terkait hal tersebut, Sumaryanto enggan berkomentar banyak. “Khusus kegiatan BEM kami tunda dulu sebelum meralat pernyataan bahwa WR III hadir tapi tidak berani dan tidak melayani saat aksi tanggal 28 Oktober,” ungkapnya. Selain itu, Sumaryanto juga mengaku tidak tahu terkait adanya ancaman drop out. “Kalau perihal ancaman DO saya tidak tahu,” jelas Sumaryanto via pesan singkat.

Mendapat info bahwa Sumaryanto mengaku tidak mengetahui hal tersebut Zaky, hanya bilang kalau hal itu hanya perkara bahasa saja. “Mungkin mereka mengelak karena bahasanya tidak ancaman DO,” ungkap Zaky. Ia mengamini kalau ancaman drop out tersebut disampaikan dengan bahasa yang halus.

Khansa Nabilah

Check Also

HUT ke-25, UKMP Luncurkan Jurnal Penelitian

Unit Kegiatan Mahasiswa Penelitian meluncurkan jurnal bertepatan dengan ulang tahun ke-25 di Foodcourt UNY, Jumat …

  • Nisa MS

    Beasiswa Bidikmisi Mas Zaky dicabut karena apa? ._.

  • @gigend

    “Bidik misi tolong dikaji lagi, bapak.” Lirik lagu.

  • Wisnu Putra Danarto

    Ampun…. Pejabat sekelas Wakil rektor gitu banget ngambekannya. Uda kaya cewe ga dikasi kabar pacarnya 3 hari aja..

  • Ndasmaaa

    Yuk, Kita DO aja WR 3 nya!!! Nyahahaha