Home » Berita » Angkat Isu Demokrasi, ADU Aksi Teatrikal

Angkat Isu Demokrasi, ADU Aksi Teatrikal

aliansi-darurat-unyAliansi Darurat UNY melakukan aksi teatrikal di depan gerbang Rektorat UNY, Kamis (01/12). Foto oleh Yayan/EKSPRESI.

Ekspresionline.com – Kamis (01/12), sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Darurat UNY (ADU) melakukan aksi teatrikal menanggapi represi yang dilakukan birokrat UNY terhadap mahasiswa. Deby Hermawan selaku koordinator lapangan (korlap) aksi mengatakan bahwa demokrasi mahasiswa di UNY saat ini sedang dikekang. “Bentuk pengekangan yang terjadi misalnya adanya pemberedelan, represi pihak birokrat mengenai pelaksanaan pemilwa, adanya penghentian dana BEM dan DPM, tidak diikutsertakannya mahasiswa dalam Pemilihan Rektor UNY, dan banyak lagi,” jelas Deby.

Aksi teatrikal ini menampilkan seorang mahasiswa dikejar dan diancam oleh seorang birokrat ketika hendak menyampaikan pendapat. Beberapa massa aksi mengiringi teatrikal dengan pukulan kentongan. Aksi dimulai pada pukul 11.20 WIB di Taman Ganesha FIS dilanjutkan dengan berjalan menuju gerbang Rektorat UNY untuk membacakan tuntutan mereka. Setelah berkeliling di beberapa fakultas, massa aksi membubarkan diri pada pukul 13.30 WIB.

Deby berharap adanya aksi semacam ini dapat menyadarkan mahasiswa UNY akan hak suara dan hak berdemokrasi. “Kita hidup di negara demokrasi, masa UNY tidak mencerminkan adanya demokrasi?” Ia mengatakan aksi ini masih akan terus berlanjut.

Ditemui terpisah di Student Center, Wakil Ketua BEM UNY, Mela Melinda, menyatakan dukungan atas aksi yang dilakukan ADU. “Saya pribadi sangat mendukung aksi itu karena mengangkat demokrasi mahasiswa,” ungkap Mela. Hanya saja, Mela menyayangkan ADU tidak melibatkan BEM dalam aksi tersebut mengingat beberapa isu yang diangkat juga menjadi fokus BEM UNY. “Mungkin kalau ada koordinasi dan arahannya jelas, kita bisa membentuk aliansi baru sehingga massa aksinya juga akan lebih banyak,” tuturnya.

Triana Yuniasari

Check Also

Wakil Rektor III: Tidak Ada BEM, Tidak Masalah

Sumaryanto, Wakil Rektor III (WR III) Universitas Negeri Yogyakarta mengatakan garis antara Badan Eksekutif Mahasiswa …