Home » Berita » Aksi WTT Tolak Groundbreaking NYIA Dihadang Aparat

Aksi WTT Tolak Groundbreaking NYIA Dihadang Aparat

Aksi warga WTT melakukan penolakan groundbreaking di Jalan Deandels, Jumat (27/1). Foto oleh Imam/EKSPRESI

Ekspresionline.com – Jumat (27/1), Aksi Wahana Tri Tunggal (WTT) dihadang aparat kepolisian saat melakukan longmarch di sepanjang Jalan Deandels. Aksi tersebut bertujuan untuk menolak adanya groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) oleh Joko Widodo di Kulon Progo. “Intinya warga tetap menolak sampai detik ini dan seterusnya akan tetap menolak adanya groundbreaking dan pembangunan bandara,” tegas Nurwiji, humas WTT.

Ungkapan senada juga dinyatakan ketua WTT, Martono, bahwa warga WTT tetap menolak rencana pembangunan bandara dikarenakan rencana pembangunan tersebut terdapat banyak pelanggaran dalam tahapannya. Bentuk penolakannya berupa tidak melepas tanah dan tidak mengambil uang ganti rugi.

Dalam pers rilisnya, warga WTT menuntut agar pemerintah menghentikan pembangunan NYIA di Kulon Progo dengan mencabut izin bandara, SK Gubernur DIY Nomor 68/KEP/2015. Selain itu, tuntutan lainnya ialah membatalkan groundbreaking, menghentikan tindakan represi dan kriminalisasi oleh aparat terhadap petani serta mewujudkan reforma agraria sejati.

Martono mengatakan bahwa pembangunan bandara NYIA  banyak terjadi kesalahan dan jika dipaksakan tetap dibangun akan merugikan warga sekitar bandara. “Semoga Tuhan mengingatkan Pak Presiden Jokowi untuk membatalkan pembangunan bandara ini,” ungkap Martono.

Martono sudah menyampaikan permasalahan ke berbagai pihak, namun tidak mendapat respon. Warga WTT kemudian mengadakan doa bersama supaya diberi jalan keluar dari permasalahan ini. “Hanya ada satu jalan yang harus dilalui, yaitu dengan bermujahadah memohon kepada Tuhan semoga memberi jalan yang terbaik,” harap Martono. Warga WTT akan terus melakukan aksi penolakan  untuk menjaga tanah-tanah yang digunakan untuk pembangunan. “Warga akan selalu merapatkan barisan,” tegasnya.

Singgih Norma

Check Also

AMP UP 45 Kembali Gelar Aksi Solidaritas

Suasana ketika diadakan dialog antara AMP UP 45 dengan pihak Dewan Pendidikan Yogyakarta. Foto oleh …