Home » Berita » PKM Dibatasi, Ketua KMSI: Wujud Pembatasan Kesenian

PKM Dibatasi, Ketua KMSI: Wujud Pembatasan Kesenian

Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) FBS | Foto: fbs.uny.ac.id/printpdf/galeri

Terhitung sejak tanggal 23 Februari 2017 pihak Dekanat FBS membatasi jam operasional PKM FBS. Dalam Surat Edaran yang diterbitkan menyebutkan bahwa PKM FBS dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 22.00 WIB. Sebelumnya, PKM FBS dapat diakses oleh ormawa FBS selama 24 jam.

Pembatasan ini tentunya berdampak pada kegiatan ormawa FBS yang selama ini memakai PKM FBS selama 24 jam. “Ini adalah bentuk pembatasan kesenian,” ujar ketua Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia (KMSI), Rizky Wahyu, Selasa (7/3).

Ia menjelaskan bahwa dengan adanya pembatasan jam PKM membuat kegiatan ormawa tidak dapat berjalan dengan lancar. “Sesuatu yang dibatasi itu hasilnya tidak akan maksimal,” ungkapnya.

Mengenai pembatasan tersebut, Wakil Dekan III FBS, Dr. Kun Setyaning Astuti, M.Pd., mengatakan bahwa kebijakan tersebut diputuskan karena banyaknya mahasiswa yang membolos di kuliah pagi dengan alasan latihan hingga dini hari. “Kebanyakan mahasiswa tidak bisa mengatur jam istirahatnya,” ungkapnya pada Kamis (7/3).

Ia juga mengungkapkan mendapat laporan dari warga sekitar PKM yang merasa terganggu akan kegiatan ormawa yang ramai di malam hari. “Warga sekitar PKM meminta agar ormawa tidak ramai di malam hari,” ujarnya.

Meski begitu, Kun menjelaskan bahwa ormawa masih diperkenankan mengakses PKM dengan syarat adanya surat izin dari ormawa yang bersangkutan.

Kun mengimbau dengan adanya pembatasan ini mahasiswa FBS mau mengubah siklus hidupnya. “Sudah seharusnya mahasiswa FBS memaksimalkan waktu pagi hingga malam hari. Tidak lagi sampai dini hari.”

Wachid As-siddiq

About Wachid As-siddiq

Check Also

Solidaritas Aksi Kamisan untuk Korban Kekerasan Kulon Progo

Amnesty Internasional, Social Movement Institute (SMI), dan KontraS mengadakan aksi Kamisan yang dilakukan dengan berdiam …