Home » Berita » PPMI Surati Presiden Jokowi

PPMI Surati Presiden Jokowi

Sukardi Rinakit, staf komunikasi presiden (kanan), menerima surat dari PPMI untuk disampaikan kepada Presiden Jokowi. Foto oleh Hafiz/Poros.

Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) mengadakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-11 di Aula Institut Hindu Denpasar Negeri. Dalam agenda acara tersebut, Sukardi Rinakit, staf komunikasi presiden, menjadi pembicara pada Sabtu malam (22/04).

Saat acara berlangsung, Bagus, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPMI Dewan Kota Bali, memberikan kertas berupa petisi penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa. Hal tersebut diikuti oleh Rahmat Ali selaku Sekjen PPMI Dewan Kota Yogya yang menyampaikan surat dari Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP-KP). Surat itu berisi penolakan penggusuran lahan untuk dijadikan bandar udara. “Pak, ini surat dari kami, mohon disampaikan kepada Pak Jokowi,” kata Bagus kepada Sukardi.

Setelah penyerahan surat tersebut, Irawan Sakkir selaku Sekjen PPMI Nasional meminta kepastian kepada staf komunikasi presiden agar petisi benar-benar disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. Sebagai bukti keseriusan, Sakkir meminta agar ada surat perjanjian antara PPMI dengan staf komunikasi presiden. Namun, tanpa alasan yang jelas, hal tersebut tidak disanggupi oleh pihak staf komunikasi presiden.

Sempat terjadi perdebatan sengit antara pihak PPMI dan staf komunikasi presiden. Namun, akhirnya disepakati bahwa petisi akan tetap disampaikan kepada Presiden Jokowi, meski tanpa surat perjanjian. Selain itu juga disepakati bahwa staf komunikasi presiden akan memfasilitasi diadakannya audiensi pengurus PPMI dengan pemerintah pusat.

Rofi Ali Majid

Check Also

Aliansi Mahasiswa Proklamasi Yogyakarta Menuntut Pencabutan Surat Drop Out

Massa Aliansi Mahasiswa Proklamasi (AMP) Yogyakarta di gedung DPRD DIY. | Sunardi/EKSPRESI Massa yang tergabung …