Home » Foto » Di Balik Daya Sihir Gunung Kelir

Di Balik Daya Sihir Gunung Kelir

Mungkin, beberapa dari kita sepintas akan terbayang hal yang sama ketika mendengar nama Gunung Kelir yang ada di daerah Pleret, Bantul. Kesan angker, tempat pesugihan, dan hal-hal lain yang berbau supranatural sudah menjadi citra wisata utama bagi beberapa orang yang mengenal situs makam Ratumalang yang ada di dalam wilayah tersebut.

Andhika Widyawan

Next Prev

Batuan berundak alami sebagai jalan menuju lokasi situs makam Ratumalang yang berada di puncak Gunung (bukit) Sentono, desa Gunung Kelir, Pleret, Bantul. Foto oleh Aan/EKSPRESI

Pintu masuk situs utama makam Ratumalang yang kerap dikunjungi peziarah dengan berbagai macam keperluan dari yang hanya sekadar berkunjung atau sampai pada hal-hal lain yang bersifat supra natural. Foto oleh Aan/EKSPRESI

Makam Kyai Dalang Panjang Mas, (dalang pertama mataram) sebagai makam sentral dari seluruh makam yang ada dalam kompleks tersebut. Uniknya tidak seperti makam utama (sentral) pada umumnya yang terletak khusus di tengah atau pusat dari area pemakaman, makam Kyai Panjang Mas terletak di ujung pinggir dari kompleks pemakaman. Foto oleh Aan/EKSPRESI

Makam Nyai Ratu Mas Malang Amangkurat yang berjajar dengan makam sinden-sinden lainnya. Terletak tidak jauh dari Makam Kyai Dalang Panjang Mas yang merupakan suami Ratu Malang. Foto oleh Aan/EKSPRESI

Jito, adalah seorang juru kunci tunggal dari situs tersebut, yang menurut ceritanya ditunjuk dan didatangi langsung oleh Kyai Dalang Panjang Mas ketika sedang melakukan sholat tengah malam di rumahnya. Foto oleh Aan/EKSPRESI

Jito yang hendak membasuh mukanya dengan sumber mata air dari padusan tersebut. Konon mata air di padusan ini muncul bersamaan ketika Nyai Ratu Malang hendak dikebumikan dan air ini dipercaya memiliki khasiat yang mujarab. Foto oleh Aan/EKSPRESI

Next Prev

 

 

 

 

 

 

Check Also

Bocah Kudu Dolanan di Festival Tlatah Bocah Ke-XI

Festival Tlatah Bocah ke-XI diadakan di Dusun Ngandong, Desa Ngargomulya, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang pada …

  • Prasetyo Wibowo

    Kok gak ke lapangan dimana mereka dibantai?