Home » Berita » Famred: Tolak Militer Masuk Kampus

Famred: Tolak Militer Masuk Kampus

Front Mahasiswa Anti Militerisme-Rebut Demokrasi melakukan aksi tolak militerisme di depan Gedung Olahraga UNY, Selasa (22/8). Foto oleh Riri/EKSPRESI

Massa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Anti Militerisme-Rebut Demokrasi (Famred) melakukan aksi tolak militerisme pada hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNY, Selasa (22/8) di depan Gedung Olahraga UNY. Aksi ini merupakan buntut dari pengundangan militer sebagai pembicara dalam acara PKKMB UNY. 

Dalam aksi tersebut, Famred menyatakan sikapnya ke dalam enam poin yakni, 

Pertama, menolak militer masuk kampus.

Kedua, menolak militerisme dalam dunia pendidikan.

Ketiga, wujudkan demokrasi seutuh-utuhnya serta berikan kebebasan berorganisasi, berekspresi, dan berpendapat.

Keempat, cabut Perpu Ormas dan tolak RUU Keamanan Nasional.

Kelima, mengecam berbagai bentuk tindakan represif serta kriminalisasi terhadap mahasiswa dan rakyat.

Keenam, tuntaskan pelanggaran HAM berat masa lalu, terutama di wilayah Papua.

Mengenai alasan di balik aksi tolak militerisme tersebut, koordinator lapangan (korlap) aksi, Ali Akbar Muhammad mengatakan, “Kita harus menolak militer di dalam kampus karena tugas militer itu bukan mengisi ceramah-ceramah ilmiah. Tugas militer adalah menjaga perbatasan negara, menjaga keamanan negara, dan menjaga keamanan rakyat.”

Ia juga mengatakan jika masuknya militer ke kampus UNY merupakan bentuk pendidikan yang bobrok.

UNY kan memiliki akademisi yang banyak. Seharusnya–paling tidak–jangan memanggil militer, masih ada dosen-dosen, masih ada profesor-profesor yang bisa memberikan ceramah kebangsaan bagi mahasiswa, bukan mengundang militer untuk menyebarluaskan ideologi militerismenya mereka,” jelas Ali.

(Baca jugaUNY Akan Datangkan Panglima TNI pada Ospek Mendatang)

Sebelumnya UNY mengundang Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai pembicara dalam acara PKKMB, tetapi Gatot berhalangan hadir. Sebagai gantinya, pembicara diganti Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Fajar Setiawan.

Riri Rahayuningsih

Reporter: Yongki, Alfian

Check Also

AMP UP 45 Kembali Gelar Aksi Solidaritas

Suasana ketika diadakan dialog antara AMP UP 45 dengan pihak Dewan Pendidikan Yogyakarta. Foto oleh …