Home » ekspresionline

ekspresionline

Bacalah, Hingga Kita Kembali

Lelaki tua itu berjalan perlahan. Gerobak yang ia bawa penuh dengan barang bekas dan juga beberapa plastik yang bisa dijual kembali kepada pengepul. Satu bungkus nasi, kretek, dan segelas kopi cukup untuk ia beli dengan barang-barang bekas itu. Terkadang, jika ia memilki lebih, ia akan tabungkan di celengan ayam bobroknya. Tempat tinggalnya tepat di samping kali, berderetan dengan ratusan orang …

Read More »

Balada Kepala Rumah Tangga

“Mau kubuatkan kopi?” Deni, sahabatku, bertanya. Akhirnya ada obrolan lagi setelah beberapa menit diisi kekosongan. “Tidak usah. Aku harus pergi,” jawabku menggeleng. Deni mendongak ke arah jendela. “Tapi di luar hujan. Entah berhenti saat kapan. Di sini saja dulu,” pintanya. Akhirnya kuurungkan niat tersebut setelah tadi bersiap-siap akan pulang ke rumah. Dan aku hampir lupa menyampaikan sesuatu padanya. Deni sahabatku …

Read More »

Wanita dan Kafe Seberang Taman Kota

Petang ini langit mendung. Padahal baru kemarin selesai musim kemarau. Berita dari televisi mengatakan bahwa hari ini kemungkinan akan turun hujan. Hari ini bisa jadi hari pertama turun hujan setelah sekian lama kemarau menjangkiti kota metropolitan ini. Wanita itu seperti biasa datang ke kafe seberang taman kota hanya di hari Sabtu petang, setelah mega matahari tak terlihat lagi. Ia tinggi …

Read More »

Sehari Menjelang Kirab

Suasana menjelang diadakannya Kirab Apem Sewu sudah mulai terasa. Aroma apem yang dibuat oleh ibu-ibu mulai tercium di beberapa titik kampung. Pemuda-pemudi terlihat semakin aktif berlalu-lalang, sedang membuat rancangan gunungan, kata mereka. Ada juga yang latihan marching band. Bapak-bapak pengurus desa sibuk berkumpul dan berbincang demi memantapkan konsep kirab tahun ini. Kirab Apem Sewu adalah tradisi dengan upacara membagi-bagikan kue …

Read More »

Jazz Untuk Nada

Kota gelap mendung seperti gerhana Dan angin turun dari gunung tengah kota Berhembus menuju selatan Penuh bayang menakutkan Seperti cinta, cinta yang penuh kepura-puraan Penuh ketidak normalan, kebohongan. Seperti drama, drama akrobat yang akan diselesaikan Seseorang dengan pistol dan status sosial di jalanan Hujun turun dari langit. Ya. Hujan turun dari langit Mengguyur aspal gerhana, seperti Gadis pengendara motor dilanda …

Read More »