Home » Putra Ramadan

Putra Ramadan

Masyarakat Rawan Pembalikan Isu Preman-Pahlawan

dok.Istimewa Otoritas dan masyarakat kian mudah melakukan pembalikan label “pahlawan” dan “preman” di Yogyakarta. Ini terbukti dengan data yang dipaparkan Albertus Harimurti, alumni Ilmu Religi dan Budaya, Universitas Sanata Dharma, selaku pembicara dalam diskusi “Premanisme dan Fantasi Kepahlawanan dalam Masyarakat” di gedung Pascasarjana Universitas Sanata Dharma, Jumat (28/4). Albertus memaparkan penelitiannya dengan mencontohkan kasus pembantaian terhadap Didi dkk., empat tahanan …

Read More »

Diskusi Kritis Fenomena Meme

dok.Istimewa Forum Umar Kayam Nasional bertajuk “Meme dan Persebarannya: Diskusi Kritis mengenai Fenomena Dunia Maya” digelar di gedung PKKH UGM pada Kamis (27/4). Diskusi ini menghadirkan Agan Harahap, Budi Irawanto, dan Seno Gumira Ajidarma sebagai pembicara. Agan harahap, seniman yang meme karyanya kerap populer, mengatakan bahwa ia jenuh dengan situasi politik yang memanas belakangan ini. “Dan tugas saya sebagai seniman …

Read More »

Manchester by the Sea, Drama tanpa Dramatisasi

Lee Chandler, petugas kebersihan merangkap tukang reparasi di Boston, menerima panggilan telepon yang mengabarkan bahwa abangnya, Joe Chandler, tengah kritis di rumah sakit. Sementara Lee menempuh 90 menit perjalanan dari Boston ke Manchester, Joe tutup usia. Joe meninggalkan pesan terakhir: Lee harus menjadi wali bagi kemenakannya yang berusia 16 tahun, Patrick Chandler. Dan, mengharuskan Lee pindah ke Manchester, Massachusetts—tempat yang …

Read More »

Captain Fantastic, Surat dari Rimba Raya

“How did you kill those chickens?” Nai, anak berusia lima tahun, dengan polos bertanya kepada Harper, tantenya, bagaimana ayam yang disajikan di meja makan dibunuh. Dengan kapak atau pisau? Tantenya tentu saja kelimpungan menjawab pertayaan itu. Ia tak pernah repot membunuh ayam. Ia hanya perlu ke super market dan membeli daging yang siap dimasak. Tidak seperti Nai yang harus berburu …

Read More »

Hancur Lebur di Akhir Tahun

“Aku selalu suka sehabis hujan di bulan Desember.” Efek Rumah Kaca. Entah apa sebabnya, akhir tahun selalu dirayakan oleh hampir setiap orang. Kalau sudi merogoh kocek untuk barang sekali pakai dalam setahun, kita mesti merayakannya dengan membeli terompet dan kembang api. Kadang berhari-hari atau seminggu sebelumnya kita sudah bikin rencana berkumpul dengan orang-orang terdekat. Dengan cara sederhana maupun belibet, orang …

Read More »