Home » Winna W.

Winna W.

Penyelamat Arsip Musik Indonesia

David Tarigan adalah pendiri Aksara Records, juga salah satu inisiator pengarsipan digital rilisan fisik piringan hitam Irama Nusantara. Bersama kelima kawannya, Norman Illyas, Christophorus Priyonugroho, Dian Onno, Alvin Yunata, dan Toma Avianda, kemudian mereka mendirikan Iramanusantara.org yang oleh khalayak dikenal perpustakaan musik daring. Berawal dari kecintaannya terhadap musik, sekaligus hobi mengoleksi piringan hitam dari era Orde Lama, menjadikan setiap proses …

Read More »

Laut Panas Nelayan Roban

Aktivitas melaut warga terusik. Berdirinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Batang dinilai bakal merugikan mata pencaharian nelayan. Sekira lima belas meter jarak rumah itu dari galangan kapal. Sebelah kanan ada setapak kecil menuju Pantai Ujungnegoro yang bisa ditempuh berjalan kaki selama lima menit. Seberangnya lagi berdiri kamar mandi sekitar empat meter berdampingan dengan jembatan bambu yang menjadi penghubung ke …

Read More »

Setelah Subuh

“Galau?” tanya Tuti. “Enggak,” jawabku. “Itu lagunya kok diputer terus?” Aku mengernyitkan dahi. kata orang rindu itu indah namun bagiku ini menyiksa sejenak kufikirkan untuk kubenci saja dirimu namun sulitku membenci… Denting-nya Melly mengalun begitu sendu, tapi aku enggak galau. Heran saja kalau Tuti barusan menanyakan. “Kamu galau?” tanyanya lagi. “Hih, enggak,” kataku. “Itu lho lagumu…” “Ya kenapa?” “Melow banget.” …

Read More »

Mega-Mega Malang: Refleksi Atas Realitas

Pementasan teater Mega-Mega oleh ahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang, di Stage Tari, FBS. Foto oleh Prima. Ekspresionline.com— Senin (2/5), di Stage Tari, Fakultas Bahasa dan Seni UNY menampilkan pementasan teater Mega-mega. Pementasan ini diprakarsai oleh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2013 Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia (KMSI) UNY. Paket teater yang menampilkan karya …

Read More »

Buka Layar: Sentuh Realitas Dekati Masyarakat

Unit Studi Sastra dan Teater (Unstrat) kembali menampilkan diri dalam jagad pementasan dengan format baru. Tiga penampilan sekaligus yang meliputi sastra, teater, dan sinematogragi menyatu dalam satu panggung. Film pendek berjudul Hitam, Putih membuka pentas ini, kemudian taeter berjudul Pelajaran Mengarang, dan diakhiri dengan teater berjudul Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi. Tajuk “Setipis Batas Putih dan Hitam” mewadahi serangkaian pementasan …

Read More »