Home » Opini (page 10)

Opini

June, 2016

  • 12 June

    Cara Lama: Bungkam, Beredel, dan Bekukan

    Kasus pemberedelan terhadap pers mahasiswa (persma) kembali terjadi. Kali ini, Persma Poros Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang menjadi korban. Sungguh disayangkan, di era demokrasi ini masih ada institusi yang mengekang kebebasan berekspresi. Padahal, kebebasan berekspresi dan berpendapat sudah dijamin penuh oleh undang-undang. Pengekangan oleh birokrat UAD tentu sudah mencederai undang-undang. Birokrat UAD seakan ingin mengulang rezim anti-kritik Pak Harto dengan …

  • 11 June

    Rumah Kaki Seribu itu Tinggal Satu

    Tak ada yang asli lagi dari kebudayaan masyarakat suku-suku Arfak setelah mereka mulai disusupi “pembangunan” terselubung yang disodorkan pemerintah Jakarta pada masyarakat Papua. Perubahan yang terjadi pun tidak mengarah pada yang lebih baik sesuai dengan kebudayaan setempat. Justru sebaliknya. Tepatnya di Gunung Anggi, Pegunungan Arfak, Papua Barat. Rumah kaki seribu yang masih mengikuti pakem sebagai rumah adat hanya tinggal satu. …

  • 5 June

    Sinergisme Meningkatkan Minat Baca Anak

    Kebiasaan membaca kita rendah. Dari survei Progress in International Reading Literacy Study (PIRLS) tahun 2011, menempatkan Indonesia di peringkat 41 dari 45 negara. Dan Paling baru, Harian Kompas edisi 20 April 2016 memaparkan hasil pemeringkatan literasi dari studi deskriptif yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-60 dari 61 negara oleh Central Connecticut State University. Standar UNESCO mengenai waktu membaca adalah 4-6 …

April, 2016

  • 27 April

    Mengembalikan Republik Bulutangkis

    Bulutangkis adalah olahraga yang secara rutin menyumbangkan piala kemenangan untuk Indonesia dari masa ke masa. Indonesia lebih dikenal dunia berkat prestasi olaharaga ini. Olahraga yang konon lahir di Tiongkok ini memunculkan beberapa nama atlet pengharum bangsa Indonesia. Di era 70-an, nama Rudy Hartono Setiawan tidaklah asing di telinga pecinta bulutangkis Indonesia. Berhasil meraih juara All England sebanyak delapan kali dan …

March, 2016

  • 6 March

    Membincang Jawa dalam Spiritualisme Kritis

    Dalam pengantar bukunya yang berjudul Falsafah Hidup Jawa (2012), Suwardi Endraswara mengatakan budaya Jawa penuh dengan hal yang tersamar (semu), yang antik, artistik, dan estetis. Di dalamnya penuh aroma romantis, mistis, dan filosofis. Hal-hal tersebuh membuat budaya Jawa tidak akan habis untuk diperbincangkan dalam berbagai kesempatan. Tak sedikit pemerhati yang telah membahas keindahan budaya Jawa, termasuk budaya spiritualnya, yakni tataran …