Home » Opini (page 28)

Opini

March, 2014

  • 22 March

    Memahami Wiro Sableng

    Kira-kira kemarin 5 bulan yang lalu aku mendownload Novel Wiro Sableg karya Bastian Tito. Mulai judul pertama hingga ke Sembilan puluhan. Sebagai novel bersambung saya lebih menyukai banyak hal dari novel ini, mulai dari penulis yang mampu mengangkat gairah membaca, berberapa novel yang diangkat dalam layar lebar serta banyak lagi. Namun bagi saya yang jauh lebih menarik ada 2 hal. …

  • 22 March

    Tradisi Kritik Dalam Dialektika Penulis-Pembaca

    Bagaimana cara menulis yang baik? Pertanyaan yang terlampau umum itu sejujurnya saya sendiri kurang paham jawabannya. Jika dihadapkan pada setumpuk paradigma behavioristik, penulis yang baik tentu yang jam terbangnya tinggi. Saya masih percaya tulisan yang baik lahir dari pengalaman menulis yang panjang disertai rasa rendah hati untuk menerima kritik atas tulisan tersebut. Tak berhenti sampai situ, ia lalu meneruskan tradisi …

February, 2014

  • 12 February

    Asuransi Mahasiswa: Kebijakan dan Keanekdotannya

    Simpang-siur keberadaan asuransi mahasiswa “mencuri” implikasi perseptif di antara kita –yang setidaknya terdapat dua anggapan— yakni; (1) Ia diharapkan dampaknya tetapi tak diinginkan kedatangannya. (2) Ia dicari keberadaannya tetapi tak jelas cara menggapainya. Kedua hal tersebut sebetulnya dirasakan –secara sadar atau tak sadar— bagi ia yang sedang membutuhkan asuransi mahasiswa: korban kecelakaan, keluarga korban, sahabat korban, dan pelbagai individu atau …

January, 2014

  • 15 January

    “Terkebirinya Nasionalisme dan Westernisasi Pembaca” Atas Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata

    Novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata turut memeriahkan khazanah kesusastraan Indonesia pada abad ke-20. Novel ini ‘menyihir’ pembaca pada terbitan pertamanya pada tahun 2006. Sebab, euforia pembaca Laskar Pelangi –novel pertama Andrea Hirata—masih terasa betul, sehingga Sang Pemimpi pun turut hadir dengan kepopulerannya dihadapan sidang pembaca. Andrea Hirata memang jenius dalam menghadirkan tokoh-tokoh sederhana dan notabenenya ‘kanak-kanak’ untuk ikut berperan …

October, 2013

  • 30 October

    Organisasi Mahasiswa, Perserikatan Kontrakan?

    Ingar-bingar organisasi mahasiswa (Ormawa) diakhir kepengurusan perlu direfleksi. Sebab, berorganisasi –khususnya HIMA, UKM, DPM, BEM—tak hanya menggugurkan kewajiban yang bernama “realisasi proker” semata. Namun, berorganisasi tak terlepas dari ketercapaian visi-misi hingga tanggung jawab moral pemimpin kepada yang dipimpinnya, sehingga perlu adanya evaluasi secara komprehensif. Sejatinya, detik-detik berakhirnya kepengurusan organisasi diperiode 2013 setidaknya memunculkan paradoks: ormawa adalah perserikatan kontrakan. Mayoritas ormawa …