Home » Opini (page 3)

Opini

September, 2017

  • 30 September

    Bersenang-senang Kok Diawasi?

    Oleh Nadzif Al Aqol (Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNY 2017) Rabu pukul satu dini hari, tepat empat puluh lima menit sebelum Liga Champions tayang, saya menulis tulisan ini. Alih-alih sebagai opini, tulisan ini mungkin akan lebih pas jika disebut curhat. Ya, curhat. Setidaknya curhat dari mahasiswa baru (maba) yang semasa mengikuti Ospek 2017—secara resmi disebut Pengenalan Kehidupan Kampus …

  • 26 September

    Senyum SPK

    Oleh Nurfathi Robi (Sie penegak kedisiplinan PKKMB-Sikrab PBSI UNY 2017) Mahasiswa baru (maba) sedang melingkar di ruangan. Ketika itu, kami, sie penegak kedisiplinan (SPK), meminta salah seorang dari mereka untuk maju. Adalah seorang mahasiswi bertubuh kecil dan matanya menyiratkan kecanggungan. Dirinya terlihat gugup dan bingung. Namun kami sudah bersepakat bahwa dia harus mempertanggungjawabkan tulisannya. “Privat Senyum untuk SPK”, itulah judul …

August, 2017

  • 28 August

    Catatan untuk Gagasan Berdaya Saing Global

    Oleh Hysa Ardiyanto (Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Keolahragaan UNY 2017) Istilah daya saing, dan persaingan tentunya, mengingatkan saya pada tokoh ekonomi klasik, Adam Smith. Menurut Fx Adji Samekto dalam Kapitalisme, Modernisasi dan Kerusakan Lingkungan (2005), gagasan Smith dalam buku The Wealth of Nations adalah bagaimana menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui mekanisme pasar bebas. Di dalam pasar bebas itu diasumsikan terjadi persaingan yang …

  • 19 August

    Kembalikan Militer ke Barak

    Dikuasai rezim militeristik Orde Baru selama lebih dari tiga dekade membuat bangsa ini dirasuki ideologi-ideologi militer. Militerisme selama ini dibiarkan menyelinap ke berbagai bidang kehidupan. Salah satunya adalah pendidikan—yang seharusnya resistan tapi ternyata tak luput jua dari benalu militerisme. Ideologi militerisme ini menyelinap dengan cara yang subtil dalam kurikulum pendidikan kita. Misalnya, dari mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, upacara …

May, 2017

  • 2 May

    Komune Sebagai Budaya-Tanding: Memungkinkan Ketidakmungkinan

    Oleh Laksmi A. Savitri (Dosen antropologi UGM) La comuna o nada (the commune or nothing) -Hugo Chavez- Apakah melawan sesuatu yang besar dan telah meresap ke lubuk hati yang paling dalam, seperti kapitalisme, itu mungkin? Apa bisa sistem sebesar kapitalisme dilawan dengan tindakan-tindakan kecil? Bukankah sebuah totalitas sistem harus dilawan dengan totalitas juga? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini barangkali kita perlu …