Home » Opini (page 40)

Opini

August, 2011

  • 4 August

    Ramadhan Pembodohan ala Panitia Ospek

    Beberapa orang menaiki panggung. Pakaian mereka aneh, tak lazim bila dibandingkan dengan orang kebanyakan. Tiga orang itu bermain musik, salah satunya adalah kawan karib saya,

June, 2011

  • 1 June

    Sejumput Epos Si Manusia Tank

    Benturan paling keras antara anonimitas dan individualisasi pada abad 20 sepertinya terjadi bukan di tataran wacana, makalah akademis, ataupun simposium internasional. Gagasan itu justru mewujud dalam sesosok pria tanpa nama yang menghadang laju rombongan tank sendirian di sisi luar Lapangan Tiananmen. Ya, si “Manusia Tank” dan rekaman foto-foto maupun videonya menandai senjakala abad ideologi yang pernah berlangsung di muka bumi. …

April, 2011

  • 17 April

    Setelah 5000 Tahun Aksara

    DI Ruang Baca Ekspresi, seorang kawan yang tengah mengedit resensi berseloroh, mungkin tanpa sengaja, “Kenapa sih Tuhan harus pakai T besar?”. Saya tertegun mendengar itu. Persoalan remeh ini tak pernah saya pikirkan. Berkutat sehari-hari dengan isu-isu yang berbeda: Ahmadiyyah, Gayus, Luna-Ariel, Kasus Melinda, dan hal kecil ini tak sempat terlintas di benak saya. Baiklah, mengapa Tuhan harus menggunakan huruf kapital …

  • 6 April

    Attaturk yang Iri Hati

        Seorangkawan dari Turki bercerita tentang Mustafa Kemal Attaturk kepada saya. Dalam perkenalan kami yang baru 2-3 jam itu, saya bertanya, “Saya kira Turki juga pernah memiliki diktator, no?”. Ia menjawab: “Ya, tapi kamu akan tahu bedanya ia dengan diktator-diktator lain di Eropa.” “Jika kamu ke Jerman, Fa” katanya, “kamu tak akan menemukan foto Adolf  Hitler di hotel manapun. …

March, 2011

  • 30 March

    Agama dan Kematian

    Seorang Kristen taat yang Ex-Yahudi ditanya oleh Bill Maher, “Apakah kamu yakin kalau kamu nanti mati, kamu akan bertemu dengan Yesus Kristus?” “Tentu saja. Kalaupun itu tempatnya di tempat sampah sekalipun, saya yakin dan saya akan sangat senang karena saya akan bersama Yesus,” tutur Ex-Yahudi ini. Tiba-tiba Bill Maher nyletuk, “kenapa Anda tidak bunuh diri saja kalau begitu?” Si Ex-Yahudi …