Home » Resensi » Film (page 3)

Film

Nightcrawler: Mengawasi Mata Awas Jake Gylenhall

Anda tidak akan menemukan kegantengan maksimal dari seorang Jake  Gylenhall di film ini. Dia tak dipoles menjadi sosok yang mempesona seperti perannya sebagai Jamie Randall di Love & Other Drugs (2010), Sam Hall di The Day After Tomorrow (2004), atau Adam dan Anthony  di Enemy (2013). Mari kita bayangkan sosoknya dengan tampilan yang lebih “gelap” seperti perannya sebagai detektif Loki …

Read More »

FURY: Epos Hiperbolis Amerika di Perang Dunia II

9gag—mungkin situs humor paling populer di jagat maya saat ini—menjadi tempat favorit pemakai akun yang gemar membercandai pihak-pihak yang kalah di Perang Dunia II. Di salah satu postingan yang berisikan parodi sosok Hitler, ada sebuah komentar menarik. Kurang lebih seperti ini, Bagaimana ya perasaan orang-orang Jerman ketika menonton film-film tentang kekalahan Nazi? Apakah mereka merasa malu sebagai pihak yang kalah? …

Read More »

Transcendence: Manunggaling Kawulo Internet

Will Caster adalah seorang yang brilian tetapi karena penemuannya yang dapat mengubah dunia ia ditentang dan dibunuh. Namun perjuangannya tidak berhenti, “hantu” Will Caster tetap mengembangkan idenya melalui dunia maya. “Untuk 130.000 tahun, kemampuan kita untuk berfikir, tetap tidak berubah. Kecerdasan gabungan dari ahli saraf, ahli matematika dan insinyur  tidak ada artinya jika dibandingkan dengan Artificial Intelegent setelah online, mesin …

Read More »

The Raid 2: Aksi Laga di Simpang Realitas dan Estetika

Di remang lampu sebuah bar striptis, Uco (Arifin Putra) pamit ke toilet pada Prakoso (Yayan Ruhian) usai mengobrol panjang soal ayahnya sendiri, Bangun (Tio Pakusadewo), yang dianggap sudah tak bergigi lagi memimpin organisasi kriminal paling berpengaruh di Jakarta. Uco sempat membandingkan kondisi di bar tersebut dulu, ketika semua pengunjung akan menangkap kesan angker dan menakutkan tiap ayahnya masuk ke bar. …

Read More »

Sang Proklamator, Nasionalisme dan Romantisme

Sebuah film yang dapat menghilangkan rasa haus para penikmat film di Indonesia. Film yang sempat dikritik oleh berbagai pihak terutama dari anak-anak Soekarno yaitu Rahmawati Soekarnoputri dan Guruh Soekarnoputra karena tokoh utama yang memerankan Soekarno yaitu Ario Bayu tidak pantas memerankan tokoh Proklamator tersebut. Film yang mengisahkan kehidupan Ir. Soekarno dari lahir hingga membacakan proklamasi tahun 1945 tersebut merupakan film …

Read More »