Home » Resensi (page 2)

Resensi

Manchester by the Sea, Drama tanpa Dramatisasi

Lee Chandler, petugas kebersihan merangkap tukang reparasi di Boston, menerima panggilan telepon yang mengabarkan bahwa abangnya, Joe Chandler, tengah kritis di rumah sakit. Sementara Lee menempuh 90 menit perjalanan dari Boston ke Manchester, Joe tutup usia. Joe meninggalkan pesan terakhir: Lee harus menjadi wali bagi kemenakannya yang berusia 16 tahun, Patrick Chandler. Dan, mengharuskan Lee pindah ke Manchester, Massachusetts—tempat yang …

Read More »

Captain Fantastic, Surat dari Rimba Raya

“How did you kill those chickens?” Nai, anak berusia lima tahun, dengan polos bertanya kepada Harper, tantenya, bagaimana ayam yang disajikan di meja makan dibunuh. Dengan kapak atau pisau? Tantenya tentu saja kelimpungan menjawab pertayaan itu. Ia tak pernah repot membunuh ayam. Ia hanya perlu ke super market dan membeli daging yang siap dimasak. Tidak seperti Nai yang harus berburu …

Read More »

Tuhan Tidak Makan Ikan, Sebuah Humor Psikologis

Dalam lembar endorsements, Tia Setiadi mengatakan bahwa buku kumcer karya Gunawan Tri Atmodjo ini adalah buku yang cerdas karena Gunawan menyajikan hal berat sekalipun menjadi hal yang bisa ditertawakan. Namun, jika ditilik dengan lebih jeli lagi, penulis menerapkan gejala-gelaja psikologis pada tokoh-tokohnya. Salah satu teori psikologis yang lebih banyak dipakai oleh Gunawan adalah defence mechanism. Defense Mechanism merupakan teori mempertahankan …

Read More »

Mendengarkan Kembali Matraman Setelah 12 Tahun

Artis: The Upstairs Judul Album: Matraman Label: Satelite Record Rilis: Maret 2016 Album perdana The Upstairs berjudul Matraman dirilis ulang bertepatan dengan dua belas tahun usia album. Album ini berisi sampul dalam baru yang memuat foto langka dan catatan perjalanan awal pembuatan Matraman. Secara kualitas, rekaman kali ini masih sama seperti saat dirilis dua belas tahun silam. Banyak cerita unik …

Read More »

Buka Layar: Realitas dalam Tiga Bidang

Pentas Buka Layar  dengan jargon “Menuju Sampai, Menggenggam Selesai”, dipekikkan oleh anggota baru Unit Studi Sastra dan Teater (Unstrat), masih terngiang-ngiang. Pasalnya, pentas yang digelar di Stage Tari Tedjokusumo, Fakultas Bahasa dan Seni, UNY, Sabtu (16/4) memang cukup memikat hati penonton. Dari awal memasuki Stage Tari Tedjokusumo sudah diawali dengan musikalisasi puisi yang merdu karya mereka. Lampu-lampu  kecil mirip senthir …

Read More »