Oleh: Taufik Nurhidayat Kucing lapar matanya mengolok-olok keraguanku Bintang-bintang liar kemana perginya Tembok tua kaku diam tiada berkata Aku sepi aku bungkam, mengadu pada hati Pentas malam tiada berkarya Kucing lapar itu, hanya biarkan tikus permisi dihadapan mata liarnya Anjing jalan it[...]
Archive for the ‘Sastra’ Category
Nyanyian Para Gelas
Oleh: Taufik Nurhidayat Apakah gelas-gelas mengenal dosa? Gelas-gelas bagai bernyawa di sisi pembaringanku tiap malam. Bisik berbisik hingga aku tak bermimpi. Apa yang mereka sembunyikan? Apa salahku? [...]
Sangat
Oleh: Jaka Hendra Baittri Hold me, You shall never ever shee me Blankets will notn hesitate me Flowers shan’t even wake (Glow by Frau) Lani, aku akan tetap menuliskan puisi untukmu. Karena aku merindukanmu. Jangan bersabar dalam keragu-raguan. Aku sangat merindukanmu. Setiap pagi seperti nyanyian [...]
Nelayan
Pasir putih, bertabur menyerahkan Kisah dari laut, peluh para pelaut Kelam memutih padat di tangan Kabur nyiur mengisahkan Pagi, berkokok menyangga bakul Di punggung sampan pelan menyambang Terima kepulan api yang Pelan mengasihi 18/9/2011 (Mutayasaroh) [...]
Sajak-sajak Armada Nurliansyah
Semacam Filantropi Kubenamkan matamu Pada hikayat-hikayat malam [...]
Genesis
bercak tinta di ujung jariku, ludmilla, dan kau memintaku menggubah sajak tentang kita. ah, pertemuan kita baru sekerjap saja. perkenalan di pangkal pikiran yang rumit, lalu buru-buru kutafsirkan kau pada makna, sementara belum lagi kau kupahami sepenuhnya. maka mari, mari berbincang mesra. pernah k[...]
Menyapa Sunyi
(1) Aku mengapungkan sunyi pada cangkir kopi sisa semalam. Dan aku mengendapkan derai dalam rinai hujan sore ini. Aneh, guguran salju pagi tadi berwarna merah, membuat mawar berwajah sayu. Mawar, yang kuhiasi dengan merah darahku Jakal, 5-5-2011 (2) Aku mengambang dalam kesunyian yang kuciptakan sen[...]
Doa
Di puncak gedung aku teriak, dan air mata menjelma kunang-kunang yang kesepian di lautan cahaya kota Diam-diam semuanya mendiam, mendengkur dalam malam terdalam Sudah kabari saja aku jika hujan datang malam ini, agar derai ini bisa tersamar oleh rinai Tak ada lengkung sempurna sang senyum, celoteh r[...]
Tentang Masa Muda
seteguk terakhir dari cangkir kopi dan ampasnya di bibirmu, mata-mata kita sembab, kau tahu. sebelum pagi, [...]
