Home » Sastra » Cerpen (page 7)

Cerpen

MENANTI

Tentang cinta yang tak pernah sampai “Cinta itu seperti iman, diyakini oleh hati, diamalkan dengan perbuatan, dan diucapkan dengan lisan.” Senja Ketika negara ini bergejolak dengan krisis moneter, harga-harga melambung tinggi, kaum kapitalis makin aktif memakan rakyat. Kekeruhan di ranah ekonomi tidak cukup membuat negara ini makin bergejolak setelah delapan belas tahun merdeka, pada Senin, 14 Januari 1963 keadaan makin …

Read More »

Yang Berbeda Yang Mencinta

Siang itu, matahari sedang terik-teriknya. Segelas jus jambu perlahan-lahan meninggalkan wadahnya dan berpindah ke mulutku lalu tertelan melewati kerongkongan dan membenam di perut. Sungguh kenikmatan  yang tak mungkin ku tukar dengan apapun. Tubuhku sedang dalam keadaan yang gembira. Ya, selain jus jambu, aku pun tengah melahap sepiring nasi dan ayam bakar yang kenikmatannya mudah ditangkap lidah dan hidung sekaligus. Aku …

Read More »

Mereka Sebut Aku Gila

Sore yang dingin, ku lihat tanahnya masih basah. Tidak hujan sih, aku juga tidak tahu kenapa masih basah. Mungkin ulah gerimis setelah dzuhur tadi yang membuatnya basah. Seperti biasanya setiap sore, aku baru saja menemui adikku. Adik kesayanganku satu-satunya yang masih duduk dibangku sekolah dasar. Setiap sore aku menengoknya sedang bermain di dekat sawah yang berada di ujung desaku. Sawah …

Read More »

Sangat

Oleh: Jaka Hendra Baittri Hold me, You shall never ever shee me Blankets will notn hesitate me Flowers shan’t even wake (Glow by Frau) Lani, aku akan tetap menuliskan puisi untukmu. Karena aku merindukanmu. Jangan bersabar dalam keragu-raguan. Aku sangat merindukanmu. Setiap pagi seperti nyanyian yang menyuruhku kembali ke Yogyakarta. Setiap malam seperti lolongan anjing yang mencoba memanggil bulan untuk …

Read More »