Menu Anggota

Masuk Portal

GRASSY1606J15F

ekspresionline.com

Tolonglah Sesamamu yang Membutuhkan

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Last Updated (Friday, 23 April 2010 02:56) Written by Muthayasaroh Friday, 23 April 2010 02:27

 Bertempat di SC (Student Center) 22 April 2010, pemeriksaan dan pelaksanaan donor darah ini dipanitiai oleh UKM PMK-UNY, yang bekerjasama dengan PMI cabang sleman. Pelaksanaan di mulai pukul 08.30-14.00 WIB. Acara ini hanya berlangsung sehari.

Panitia dalam publikasinya melalui famlet dan face to face. “Ini merupakan agenda tahunan dari PMK, persiapannya pun hanya tiga minggu,” kata Dermia Rendi, selaku ketua panitia, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi angkatan 2008.

Read more...

 

Hitam Putih 21 untuk EKSPRESI

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Last Updated (Wednesday, 21 April 2010 13:11) Written by Pratina Ikhtiyarini Wednesday, 21 April 2010 13:00

“Selamat ulang tahun EKSPRESI, semoga dengan ultah ini semakin dewasa dan dirindukan kehadirannya oleh civitas akademika UNY. Salam.”
Prof. Dr. Herminarto Sofyan (Pembantu Rektor III UNY)

“Teriring rasa syukur atas genapnya usia EKSPRESI ke-21. Tetaplah melesat wahai anak-anak panah, dan tancapkan ujungmu pada sasarannya. Jangan lupa menengok ke belakang, tapi tetapkan langkah menatap ke depan. Masa lalu, masa kini, dan masa nanti adalah milikmu. Tetaplah ber-EKSPRESI!”
Ari Kusmiatun, M. Hum (Pembimbing EKSPRESI)

“Met ultah to EKSPRESI yang ke-21, semoga makin Berjaya.”
Rani (LPM Profesi)

“Selamat ulang tahun ke-21 buat LPM EKSPRESI. Teruslah berjuang dengan penamu.”
Ikhwan Sapta Nugraha (Ketua PPMI Dewan Kota Yogyakarta)
“19, 20, atau 21 hanya menjadi angka yang tak bermakna tanpa laku-laku refleksif dan ekspresi-ekspresi EKSPRESI, 21 EKSPRESI semoga tambah ekspresi dalam berkreatif!”
Udin (Balairung)

 

Read more...

 

Trotoar dan Dilema Berbagai Pihak

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Last Updated (Sunday, 18 April 2010 13:45) Written by Aufanuha Ihsani Sunday, 18 April 2010 12:44

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Trotoar yang kini hampir selesai dibangun di sepanjang jalan aspal UNY, telah  menimbulkan beberapa pertanyaan. Satu hal yang perlu dikritisi adalah efektifitasnya. Benarkah keberadaan trotoar dapat menjaga keselamatan para pejalan kaki, atau hanya akal-akalan para birokat kampus untuk menjadikan UNY sebagai World Class University?

Sebelum trotoar itu dibangun, sempat muncul dilema; kemana para pedagang kaki lima dan kios-kios tersebut akan pergi? Misalnya saja kios-kios sederhana, yang didirikan dengan kayu dan triplek di sebelah selatan perempatan Karangmalang. Kios-kios itu kini rata dengan tanah, dan digantikan trotoar yang memanjang ke Selatan. Secara hukum, memang kios-kios tersebut berdiri secara ilegal, karena jalan beraspal adalah tempat lalu-lalang kendaraan. Namun, tentunya pedagang yang mangkal di sana adalah orang-orang dengan ekonomi menengah ke bawah. Bagaimana dengan sumber penghasilan mereka yang digusur?

 

Read more...

   

Menumbuhkan Karakter Pendidikan secara Kultural

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Last Updated (Saturday, 10 April 2010 14:36) Written by Pratina Ikhtiyarini Saturday, 10 April 2010 13:56

User Rating: / 2
PoorBest 

Karakter tak pernah lepas dari apa yang memperlihatkannya berbeda dari yang lain. Karakter memperlihatkan suatu identitas sehingga menjadi perhatian yang baik, apabila identitas tersebut mempunyai arti positif dan dapat mengubah hal-hal negatif.

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), merupakan sebuah lembaga pendidikan tinggi kependidikan yang mencetak kader-kader calon guru. Gaung pendidikan karakter telah lama bergaung.  Hal ini tercermin dalam visi dan misi yang diemban. Bukanlah hal yang mudah untuk membangun citra sebagai kampus keguruan di mata masyarakat, karena perlu dilakukan usaha-usaha untuk membangun kultur kampus yang beraroma khas keguruan.

Salah satu usaha yang dilakukan oleh UNY adalah melalui terobosan kebijakan berpakaian. Hal yang mudah ditebak tentunya, bahwa kebijakan tersebut mengatur para mahasiswa dalam berpenampilan, dan akan menimbulkan konsekuensi bagi yang melanggarnya. Konsekuensi yang ada masih berupa teguran persuasif, namun dimungkinkan adanya bentuk konsekuensi yang lebih jera untuk ke depannya. 

 

Read more...

 

Peringatan Hari Air oleh Mahameru

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Last Updated (Thursday, 01 April 2010 13:28) Written by Pratina Ikhtiyarini Thursday, 01 April 2010 13:10


Pagi ini, pukul 09.55 di ruang Ki Hajar Dewantara telah diadakan sebuah diskusi untuk memperingati Hari Air. Acara yang dimotori oleh komunitas pecinta alam yang bernama Mahameru ini sengaja diadakan untuk mengingatkan, bahwa ketersediaan air sudah hampir berada di taraf siaga.
Menurut ketua pelaksana, Rachmat Agung mahasiswa Pendidikan Sejarah 2007 menyatakan bahwa acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan Mahameru, “Acara ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan keberadaan Mahameru sebagai suatu komunitas pecinta alam, karena sebenarnya Mahameru belum menjadi UKM resmi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, sehingga masih berupa komunitas. Namun demikian, semangat kami tak akan surut untuk memperjuangkan.”

Read more...

   

Page 7 of 9