Last Updated (Sunday, 09 May 2010 14:24) Written by Mutayasaroh Sunday, 09 May 2010 09:47

Kesadaran. Satu kata banyak makna yang bisa berakibat positif maupun negatif. Hal kecil saja, misalnya membuang sampah sembarang padahal tempat sampah telah disediakan disetiap sudut tempat, akan tetapi sadar atau tidak kita diam-diam membuang sampah di sembarang tempat. Di sepanjang jalan yang kita lewati kita bisa saja meninggalkan satu bungkus permen. Jika hanya saya tidak masalah, karena satu bungkus permen itu akan segera hilang diterbangkan angin. Tetapi bagaimana jika seluruh penduduk Indonesia melakukannya? Sungai Ciliwung sudah menjadi tempat sampah. Tidak perlu jauh-jauh, di sepanjang sungai di Yogyakarta pun kita bisa melihat tumpukan sampah di sepanjangnya.
Itu baru satu studi kasus. Kasus lain seperti menyumbangkan Rp 500,00 untuk pengamen jalanan. Mereka yang berkeliaran di jalanan mencari nafkah dengan mengumpulkan keping demi keping recehan. Bila beruntung uang yang terkumpul bisa untuk makan.
Last Updated (Sunday, 02 May 2010 15:31) Written by Swadesta A W Sunday, 02 May 2010 15:27
Diskusi selama 14 jam antara Sigmund Freud dan Carl Gustav Jung pada tahun 1907 membawa perubahan besar dalam diri Jung. Freud begitu menaruh kepercayaan kepadanya sehingga ia dianggap patut menggantikan Freud di kemudian hari (Sarlito Wirawan Sarwono, 1978: 186-187).
Last Updated (Sunday, 25 April 2010 17:09) Written by Prima S W Sunday, 25 April 2010 16:55

Seorang teman dari jurusan Akuntansi bercerita, untunglah hari ini dia bisa kuliah dengan seragamnya: celana jeans. Aneh, bagi saya yang mahasiswa FBS, di mana jeans adalah celana sejuta umat. Ada peraturan baru di jurusanku, kuliah harus pakai kemeja dan celana kain (dan harus pakai sepatu pula, bukan sandal gunung apalagi jepit), tambahnya. Lebih kasihan tentu mahasiswi, yang wajib memakai rok—harus cincing rok setiap naik motor, belum lagi kalau telat masuk.
Masih cerita si kawan, sebenarnya peraturan ini belum “dirilis” secara formal, namun sudah digalakkan sejak kini. Untunglah, katanya, masih ada beberapa dosen yang toleran untuk jeans. Beberapa hari kemudian, lain kawan yang juga dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE) berkisah bahwa peraturan ini setelah diterapkan di jurusan-jurusan, akan dijadikan regula untuk se-fakultas. Walau tak dikatakan, saya tahu dia khawatir, karena koleksi celananya yang cuma dua itu jeans semua (sementara, hidup yang semakin berat membuat dia harus makan dua kali sehari).
Last Updated (Saturday, 10 April 2010 14:36) Written by Pratina Ikhtiyarini Saturday, 10 April 2010 13:56
Kara
kter tak pernah lepas dari apa yang memperlihatkannya berbeda dari yang lain. Karakter memperlihatkan suatu identitas sehingga menjadi perhatian yang baik, apabila identitas tersebut mempunyai arti positif dan dapat mengubah hal-hal negatif.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), merupakan sebuah lembaga pendidikan tinggi kependidikan yang mencetak kader-kader calon guru. Gaung pendidikan karakter telah lama bergaung. Hal ini tercermin dalam visi dan misi yang diemban. Bukanlah hal yang mudah untuk membangun citra sebagai kampus keguruan di mata masyarakat, karena perlu dilakukan usaha-usaha untuk membangun kultur kampus yang beraroma khas keguruan.
Salah satu usaha yang dilakukan oleh UNY adalah melalui terobosan kebijakan berpakaian. Hal yang mudah ditebak tentunya, bahwa kebijakan tersebut mengatur para mahasiswa dalam berpenampilan, dan akan menimbulkan konsekuensi bagi yang melanggarnya. Konsekuensi yang ada masih berupa teguran persuasif, namun dimungkinkan adanya bentuk konsekuensi yang lebih jera untuk ke depannya.
Last Updated (Tuesday, 15 December 2009 10:06) Written by Pratina Ikhtiyarini Tuesday, 15 December 2009 09:43
Mengherankan. Demikian yang muncul dalam benak saya ketika mendapati sebuah lembaga yang seharusnya independen, ternyata main belakang. Pada pelaksanaan Pemilwa UNY 2009 yang notabenenya harus bebas dari segala bentuk kecurangan, tenyata malah jauh menyimpang. KPU yang seharusnya menjadi lembaga netral dan egaliter, nyatanya telah melakukan banyak manipulasi.
Page 1 of 3






![]() | Hari ini | 15 |
![]() | Kemarin | 30 |
![]() | Minggu ini | 15 |
![]() | Minggu lalu | 271 |
![]() | Bulan ini | 159 |
![]() | Bulan lalu | 1362 |
![]() | Semua | 18239 |