FENOMENOLAUGH

Rp35,000.00

PROKLATAWA

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan

KEMERDEKAAN TERTAWA

hal-hal mengenai kejenakaan dan kesehatan jiwa rakyat Indonesia, akan diselesaikan secara seksama melalui buku yang membedah kejenakaan ini, dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

atas nama koloni orang tertawa

Butet Kertaredjasa

Budayawan dan Seniman

 

HAL PERTAMA YANG pasti terlintas dalam pikiran banyak orang ketika mendengar kata humor adalah sesuatu yang mengundang tawa. Lazim kata ini dipadankan dengan beberapa kata sifat macam: jenaka dan lucu. Kendatipun humor sudah terlanjur lekat sebagai bentuk kejenakaan namun lewat buku ini kami hendak membuktikan bahwa humor bisa didedah dengan serius. Humor memiliki potensi luar biasa dalam komunikasi manusia sehari-hari. Tatarannya lebih banyak bertumpu pada pragmatik humor itu sendiri.

Descartes dan Hobbes berpendapat bahwa humor adalah sarana komunikasi untuk merendahkan orang lain dan mengangkat diri sendiri namun siapa yang bisa tahan menjalani aktivitas tanpa bersantai dengan tertawa sejenak.

Etos kerja era modern sudah mengikat orang untuk mengatur segala macam bentuk tindakannya dengan rapi. Di sanalah humor bisa tampil untuk menyeimbangkan pola perilaku manusia sendiri. Seseorang yang peka terhadap humor (sense of humor) memiliki banyak keuntungan. Humor bisa mengantarai hubungan sosial yang juga bisa menciptakan health-enhancing effects (efek meningkatkan kesehatan). Humor juga mempunyai efek secara tidak langsung. Individu dengan sense of humor yang lebih tinggi bisa jadi mempunyai motivasi, lebih ceria, dapat dipercaya, serta mempunyai selfesteem yang lebih tinggi pula.

Kini, humor telah berkembang dan memiliki berbagai macam kemasan dan fungsi. Didiek Rahmanadji mengutip pembagian fungsi humor menurut Sujoko dalam artikelnya “Sejarah, Teori, Jenis, dan Fungsi Humor”. Humor mempunyai fungsi sebagai: (1) melaksanakan segala keinginan dan segala tujuan gagasan atau pesan; (2) menyadarkan orang bahwa dirinya tidak selalu benar; (3) mengajar orang melihat persoalan dari berbagai sudut; (4) menghibur; (5) melancarkan pikiran; (6) membuat orang mentoleransi sesuatu; (7) membuat orang memahami soal pelik.

Humor sekarang telah menjadi satu kebutuhan oleh manusia sebagai sarana berkomunikasi, hingga menjadi media untuk menyalurkan uneg-uneg, pelampiasan tekanan problematik yang dialami seseorang atau kelompok, dan memberikan wawasan yang arif sembari menghibur.

Buku ini disajikan dalam tiga bab. Bab pertama berisi hal-hal mendasar tentang humor. Di sini didedah apa kunci dari segala macam tuturan yang bisa menimbulkan gelak tawa. Beranjak ke bab dua, disajikan beragam fenomena terkait humor yang ada di sekitar kita. Mulai dari tayangan parodi politik yang mengocok perut, humor berbahan ras dan seksual sampai dimanfaatkannya humor oleh pelaku industri pertelevisian untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Di bab terakhir, akan tersaji bagaimana orang menilai dan mempraktikkan humor sehingga mempermudah mencerna hal-hal yang sulit sebagai proses komunikasi yang efektif.

 

Untuk pemesanan, silahkan hubungi 085643356050 (Arde Candra) atau klik tombol di bawah ini.

Additional information

Judul

Fenomenolaugh

Penulis

Akhmad Muawal H., dkk.

Terbit

Februari 2014

Tebal

235 Halaman

Penerbit

EKSPRESI Buku

ISBN

978-979-99631-6-1