Sabda Ramalan

Rp25,000.00

“Siapapun yang membaca buku ini, akan dibawa untuk menjelajahi alam kosmis besar dan kecil. Tak hanya soal batasan-batasan tentang apa yang disebut ramalan, buku ini juga mngajak pembaca untuk mengembara du segala kronologi peradaban. Meretas seluruh perspektif manusia tentang ramalan, sejak keberadaannya di muka bumi hingga masa kini. Buku menarik dengan pendekatan kreatif.”

Rommy Fibri

Eksekutif Produser SCTV

 

Manusia tidak pernah jauh dari aktivitas meramal. Meramal adalah ritus manusia yang memiliki keterkaitan secara prosedural antara alam sekitar dengan pemikiran. Tidak menutup jua terhadap fenomena-fenomena kekinian. Ritus tersebut berupa aktivitas menal manusia yang meliputi pembacaan, menyimpulkan, bahkan pengambilan keputusan. Hal tersebut dibuktikan dengan masifnya orang-orang yang secara bersamaan, dan terkadang tanpa sadar memanfaatkan fasilitas-fasilitas budaya guna memenuhi kebutuhan mereka dengan melakukan aktivitas meramal.

Buku ini merupakan pengkristalan wacana yang memungkinkan pembaca untuk melalangbuana menembus beragam pemikiran maupun perspektif tentang ramalan. Pada pendahuluan, buku ini akan membahas tentang epistemologi ramalan. Di sini akan dibatasi serta dijelaskan apa yang disebut ramalan dan yang bukan ramalan, batasan jelas mengenai konsep-konsep yang “berhak” menamai dirinya ramalan dengan yang “tidak berhak”. Dilanjutkan dengan tulisan mengenai munculnya kesadaran manusia mengenai ramalan. Kesadaran yang akan memunculkan suatu fakta mengejutkan; ternyata meramal adalah kebutuhan.

Bab I dimulai dengan pelacakan jejak akan hasrat meramal manusia dari awal peradaban manusia, peradaban klasik, agama-agama monoteisme, sampai pada ramalan yang memanfaatkan media ilmu pengetahuan modern hingga seni. Pada bab II akan diulas bagaimana perkembangan laku ramalan ternyata tidak semulus yang dikira. Sempat muncul mosi tidak percaya dari manusia terhadap ramalan, antitesis-antitesia yang pada awalnya merupakan embrio keumculan ramalan, tapi menjadi berseberangan dan menentang. Mosi ketidakpercayaan ini menganggap ramalan sudah tidak relevan lagi dibicarakan dalam ranah sains, agama, dan filsafat.

Pertentangan-pertentangan yang terjadi nyatanya memiliki lawan yang akan dibahas pada Bab III. Beberapa antitesis di Bab II ternyata bisa menjadi sinergi pada beberapa kasus, misalnya: mengenai ramalan dan kondisi ekologi manusia yang jelas mengandalkan sains dan teknologi untuk mendukung ramalan itu sendiri. Ramalan-ramalan dalam ideologi-ideologi kekinian yang jelas berlandaskan aliran filsafat, hingga unculnya aliran-aliran spiritual baru yang menyajikan alternatif solusi mengenai arogansi dogma agama sebagai pamungkasnya.

 

Untuk pemesanan, silahkan hubungi 085643356050 (Arde Candra) atau klik tombol di bawah ini.

Additional information

Judul

Sabda Ramalan

Penulis

Mindiptono Akbar, dkk.

Terbit

Maret 2010

Tebal

280 halaman

Penerbit

EKSPRESI Buku

ISBN

978-979-99631-3-0