Home » ekspresionline (page 2)

ekspresionline

Harian Indonesia Raya, Sebuah Pers Pembangkang

Judul : Indonesia Raya Dibredel Penulis : Ignatius Hariyanto Penerbit : LKIS Yogyakarta Tahun : 2006 Jumlah Halaman : 327 Halaman Soekarno pernah mengatakan “Saya dengan tegas menyatakan bahwa dalam suatu revolusi tidak boleh ada kebebasan pers. Hanya pers yang mendukung revolusi yang dibolehkan hidup.” (hal. 9). Pembredelan demi pembredelan surat kabar dilakukan penguasa pada masa Orde Lama dan Orde …

Read More »

Menyikapi Kebenaran yang Beragam dan Bertebaran

Identitas Buku Judul : Bilangan Fu Penulis : Ayu Utami Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Jumlah Halaman : x + 537 hlm Tahun Terbit : 2008 Kota Terbit : Jakarta Sembilan bulan lamanya Ayu Utami mengandung buah pikirnya dengan diberi asupan nutrisi riset, penelitian, observasi sana-sini juga bubuhan liar imajinya hingga berhasil melahirkan Bilangan Fu. Isi novel ini cukup sulit ditebak hanya dengan …

Read More »

Tolak Revisi UU MD3, Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Lakukan Aksi

Ribuan mahasiswa Yogyakarta yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Menolak Revisi Undang-Undang MD3 melakukan aksi yang mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) agar mengganti keberlakuan UU MD3 di depan Gedung DPRD pada Selasa (20/3). “Kami semua sepakat mendesak Presiden untuk mengeluarkan Perpu. Karena itulah solusi terbaik untuk menggantikan UU MD3 saat ini,” ujar Billy Elanda, koordinator …

Read More »

Women’s March Yogyakarta Menentang Segala Bentuk Diskriminasi

Memperingati Hari Perempuan Internasional, berbagai organisasi perempuan dan mahasiswa melakukan longmarch dari parkiran Abu Bakar Ali hingga Titik Nol Kilometer dalam aksi Women’s March Yogyakarta pada Sabtu, (10/03). Aksi yang diikuti oleh lebih dari seratus orang tersebut bertujuan untuk memerjuangkan kesetaraan dan menentang segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan. “Lebih dari 170 orang yang ikut dan kita semua sepakat untuk membela hak-hak dan menentang …

Read More »

Overpopulasi dalam Pusaran Dilema Ekologi

“Tempat tergelap di neraka dicadangkan bagi mereka yang tetap bersikap netral di saat krisis moral.” -Dante Alighieri Kutipan di atas adalah prolog dari salah satu karya maestro sastra dunia, Dan Brown, dalam bukunya yang berjudul Inferno. Inferno (2013) merupakan masterpiece keenam Dan Brown setelah Digital Fortress, Angels and Demons, Deception Point, The Da Vinci Code, dan The Lost Symbol. Novel ini merupakan serial ketiga petualangan Robert …

Read More »

Menekan Angka Kelahiran Manusia Bukan Solusi untuk Mengurangi Kerusakan Alam

Rabu, 21 Juni 2017, Departemen Populasi Divisi Urusan Sosial dan Ekonomi PBB menyusun sebuah laporan yang memperkirakan bahwa populasi manusia di dunia saat ini mencapai hampir 7,6 miliar. Jumlah ini akan meningkat menjadi 8,6 miliar pada 2030; 9,8 miliar pada 2050; dan 11,2 miliar pada 2100. Meledaknya jumlah penduduk dipandang sebagai ancaman terbesar kerusakan lingkungan di dunia. Kemiskinan, kelaparan, dan …

Read More »

Leila S. Chudori: Dari Wartawan Hingga Novel Anyar

Rabu siang, (24/01), selepas menjadi pembicara dalam diskusi novel teranyarnya, Laut Bercerita, di FIB UGM, Leila S. Chudori menyempatkan waktu untuk berbincang-bincang seputar novelnya. Tak hanya itu, Leila juga menyatakan kekhawatirannya tentang media sosial, yang dinilainya telah menghapus satu tahap penting: jurnalisme. Simak bincang-bincang Leila dengan Ekspresi. P: Bisa dijelaskan tempat lahir di mana, dan kebiasaan apa yang membuat Mbak …

Read More »

Aksi Tolak Reklamasi Tidak Ditanggapi

Aksi Tolak Reklamasi yang dilakukan oleh Aliansi BEM SI wilayah Jabodetabek dan Banten tidak mendapatkan hasil. Aksi yang diadakan di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (23/1), tidak di tanggapi oleh Pemprov DKI Jakarta. Pihak Pemprov DKI Jakarta khususnya Anies-Sandi selaku Gubernur dan Wakil Gubernur tidak kunjung menemui mereka selama aksi tersebut. Muhammad Rijaul Afif, mahasiswa STEI SEBI, …

Read More »

Dua Perempuan

Bukan hanya sekali perempuan tua itu membujuk Rima untuk segera melangsungkan pernikahan. Ia sudah berkali-kali memperkenalkan anak gadisnya ke teman-teman sepuhnya yang memiliki putra yang sudah dewasa. Dan beberapa kali pula Rima tak menganggap penting hal itu. Berkali-kali, ia seolah merasa bahwa Rima menyetujui perkenalan itu hanya sekedar untuk menyenangkan perasaannya saja, agar ia tak sakit hati. Sebenarnya ia bukan …

Read More »