Home » Opini (page 20)

Opini

August, 2014

  • 25 August

    Esensi yang Sering Dilupakan

    Berbondong-bondong mahasiswa baru (maba) berjalan ke Gedung Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta (GOR UNY). Pemandangan seperti ini selalu hadir tiap tahun. Dengan seragam putih hitam plus dasi dan co-coard berwarna-warni yang menggantung di leher,  mereka membawa setumpuk penugasan yang tak pernah berubah dari tahun ke tahun. Ya, inilah ajang tahunan sebagai ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru, Orientasi Studi dan Pengenalan …

  • 25 August

    Mengapa PK Selalu Ada?

    Di tiap gelaran OSPEK UNY, mahasiswa-mahasiswa baru (maba) Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Teknik (FT), dan Fakultas Ekonomi (FE) selalu berhadapan dengan sosok Penegak Kedisiplinan (PK). Sosok PK memang sengaja dibikin antagonis. Yang paling kentara bisa dinilai dari sikap garangnya terhadap maba. Semua maba. Di tiga fakultas tersebut. Tanpa terkecuali. PK di-setting untuk tidak menampilkan senyum atau sikap-sikap yang bersahabat …

  • 25 August

    Antara Idealisme dan Tuntutan Birokrasi

    Kata-kata Bung Karno masih terngiang dan akan selalu ada dalam benakku, yaitu perkataan tentang harapannya terhadap pemuda Indonesia. “Berikan aku seratus orang tua, maka akan kucabut Semeru dari akarnya. Berikan aku sepuluh pemuda maka akan kugoncang dunia.” Perkataan itu adalah sebuah amanat bagi generasi penerus bangsa Indonesia, para mahasiswa, yang akan menentukan nasib bangsa ini nantinya. Gelar mahasiswa yang disematkan …

  • 24 August

    Ilmu Komunikasi “Cuma” Broadcast dan Business

    Pada tahun ajaran 2014-2015, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuka Program Studi (Prodi) baru yang bernama Ilmu Komunikasi. Tujuan dari pengadaan jurusan ini adalah untuk menciptakan lulusan yang menguasai pengetahuan tentang ilmu komunikasi. Lebih lanjut jurusan ilmu komunikasi memiliki cakupan yaitu Media and Broadcasting, communication dan Business and Marketing Communication. Dengan adanya prodi ilmu komunikasi(Ilkom), tentunya tidak hanya akan menambah warna …

June, 2014

  • 8 June

    Seng Dadi Pemimpin Iku Kudu Wong Jowo

    Setiap pemimpin di Jawa, hampir selalu berhubungan mistis dengan kekuatan di luar dirinya. Mitos selalu menjadi tumpuan gaib para pemimpin Jawa, agar legitimasinya lebih terpercaya. Kepemimpinan Jawa pun bersifat sinkretis, artinya konsep-konsep yang diambil adalah berbagai konsep-konsep agama yang memiliki pengaruh pada pola pikir di Jawa, khususnya Islam dan Hindu. Pola pikir Islam yang mengadopsi dari ajaran-ajaran sufi yang mengedepankan …