/ / /

Solidaritas Jogja Tolak Pabrik Semen Kecam UMY

Massa aksi Solidaritas Jogja Tolak Pabrik Semen berorasi di depan gedung A.R Fachrudin. Foto/Ahmad

Ekspresionline.com – Puluhan masyarakat Yogyakarta yang tergabung dalam Solidaritas Jogja Tolak Pabrik Semen melakukan aksi mengecam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (25/03). “Aksi ini merupakan kecaman terhadap UMY sebagai instansi, meskipun yang melakukan BEM Fisipol, tapi tetap membawa nama UMY atas persetujuan civitas akademika UMY,” terang Ahmad Haedar, selaku Koordinator Lapangan. Aksi tersebut dilakukan untuk menolak kedatangan Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang diundang sebagai pembicara dalam acara Seminar Nasional Pekan Keilmuan Sosial Politik (SNPKSP) 2017 yang dilaksanakan di UMY.

Zaki Arianto, Wakil Ketua BEM Fisipol UMY menjelaskan bahwa sebenarnya telah membatalkan kedatangan Ganjar Pranowo sebagai pembicara pada Rabu (22/03) lalu. Namun, massa aksi tetap kecewa atas sikap dari panitia acara SNPKSP dan UMY dalam memilih Ganjar Pranowo sebagai pembicara.

Dalam aksi tersebut, juga disinggung bahwa UMY adalah bagian dari Muhammadiyah yang dalam Tanwir Muhammadiah telah menghasilkan Resolusi Ambon. Salah satu poin di Resolusi Ambon berisi tentang kedaulatan dan keadilan sosial. Dalam siaran pers aksi Solidaritas Jogja Tolak Pabrik Semen menganggap hasil Resolusi Ambon sesuai dengan perjuangan warga Kendeng dalam menolak pabrik semen yang akan mengancam ruang hidup dan sumber penghidupan mereka.

Massa aksi menuntut dapat bertemu dengan pihak panitia dan melakukan aksi di dalam kampus. Sempat terjadi ketegangan karena massa aksi yang ingin masuk ke dalam kampus ditahan oleh pihak keamanan UMY. Selang beberapa saat, massa aksi dapat masuk dan melanjutkan aksi di depan gedung A.R Fachrudin tempat seminar SNPKSP diselenggarakan.

Bagas Nugroho Pangestu

(Reporter: Ahmad Wijayanto, Imam Ghazali)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *