/

Tidak Ingin Calon Independen

Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) Universitas Negeri Yogyakarta 2013 telah dilaksanakan, hasilnya calon independen sekaligus tunggal. ialah Tommy Safarsyah-Ficky Fristiar sebagai pemenang dan berhak menjabat sebagai Ketua dan wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga mahasiswa (BEM KM) UNY 2013. Mereka terpilih melalui pencalonan tunggal diperparah dengan penentuan secara aklamasi. Soal yang harus dijawab kemudian adalah apakah pasangan independen sekaligus tunggal tersebut sudah mewakili aspirasi dan suara mahasiswa UNY?

Litbang EKSPRESI melakukan polling untuk mengetahui pendapat mahasiswa UNY terkait pencalonan independen dan sistem aklamasi. Untuk mewakili populasi mahasiswa UNY yang berjumlah 26.717 dengan penentuan sample menggunakan rumus slovin didapatkan 400 sample yang disebar secara merata ke tujuh fakultas di UNY menggunakan teknik purposive. Proses pemilwa kedua kalinya setelah Republik Mahasiswa (Rema) dibekukan tahun 2010 menggunakan mekanisme aklamasi, aklamasi dianggap mahasiswa UNY belum mewakili aspirasi dan suara mahasiswa dan mencederai proses demokrasi. Sebanyak 18% menjawab tidak, 79,4% Ya dan 2,6% tidak menjawab.

Sisem pencalonan Independen ini merupakan konsekuensi dari dibubarkannya BEM Rema (Republik Mahasiswa) yang melalui prosedural partai. Sedangkan penolakan terhadap pencolanan independen 67,25%, 29,67 menerima pencalonan independen dan 3,08% tidak menjawab. Penentuan pasangan secara aklamasi ini pun banyak yang menolak, sebesar 79,5% menyatakan menolak aklamasi, 18% menerima dan 2,5% tidak menjawab.

Najih Su’udi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *