Stand Up Comedy UNY Gelar Kembali Pentas Rutin Bulanan RABUUNYU
Ekspresionline.com–Pada malam Rabu (26/10/2022) kemarin, Stand Up Comedy UNY kembali menggelar pentas rutin bulanan bertajuk “RABUUNYU” di Aula Lantai III Gedung Student Center (SC) UNY. Acara ini diselenggarakan sedari pukul 18.00—21.00 WIB.
Rutinan ini merupakan pentas perdana RABUUNYU di SC UNY setelah vakum lantaran pandemi. Kevakuman mereka ditengarai Gedung SC UNY yang tidak dapat digunakan selama masa pandemi.
“Untuk Stand Up [Comedy] UNY sendiri ya, Mas, sebenarnya bangkit setelah pandemi ini bisa dibilang momen yang bagus. Karena semenjak pandemi kan kita gak pernah pakai SC [untuk pementasan]. Mumpung udah offline dan pandemi udah [mem]baik juga, akhirnya kita bisa pake SC lagi dan manfaatin fasilitas kampus,” ucap Ilmi, Ketua Panitia RABUUNYU.
Menurut Ilmi, dengan dibukanya kembali SC UNY–untuk pementasan, massa yang berpotensi datang untuk menghadiri pentas lebih banyak. Hal tersebut dikarenakan massa mereka menjadi berkurang jika pentas dilakukan di tempat lain seperti kafe atau di luar UNY.
Selain itu, Ilmi juga berkata bahwa RABUUNYU kemarin berbeda dengan biasanya. Biasanya, RABUUNYU mengangkat tema utama yang spesifik. Namun pada pentas kali ini, Panitia RABUUNYU membebaskan para komika merancang tema materinya.
“Sebenarnya kalau stand up itu kayak gini [setelah pandemi] gak ada temanya, Kak, karena kan open mic nih. Open mic itu [mimbar] bebas, jadi [penampilan] apa aja bebas. Terkait materi komiknya juga bebas,” tutur Ilmi.
Ilmi juga mengatakan bahwa kebebasan tema materi merupakan bagian dari ruang berkreasi untuk mewadahi keresahan para komika. “Kan awalnya [materi] dari keresahan ya, karena keresahannya gak bisa disamain,” imbuhnya.
Para komika yang memeriahkan pementasan tersebut antara lain Wega, Sadam, Arif, Billy, dan Faris. Mereka berlima merupakan komika lokal dari mahasiswa UNY. Sementara itu, RABUUNYU juga turut mengundang tiga komika dari Stand Up Indo Jogja, yakni Adam, Barokah, dan Akhyar.
Selain itu, acara ini dihadiri sekitar 100 penonton. Salah satunya Galih, mahasiswa Pendidikan Kriya 2021.
“Acaranya menarik. Karena banyak kritikan-kritikan yang disampaikan [komika] kepada pemerintah dan UNY sendiri yang bisa membuat tertawa,” jelas Galih.
Sembari menggambarkan jalannya acara, Galih menceritakan, “Meskipun ada beberapa jokes yang sensitif seperti ‘ustaz dangdutan’. [Kemudian] sama ‘dua belas murid Yesus’. [Murid] yang terakhir disebut Ali bin Abi Thalib. Itu sih menurutku yang agak berlebihan.”
Catatan Redaksi: Judul berita yang semula “Stand Up Comedy UNY Gelar Kembali RABUUNYU Usai SC UNY Dibuka” telah diganti karena alasan teknis.
Abi Mu’ammar Dzikri
Editor: Ayu Cellia Firnanda
